Masih Menggunakan EPYC 7282 di Server Rumah: Titik Manis yang Tepat
Diskusi tentang Prosesor AMD EPYC untuk Server Rumahan
Masih menggunakan EPYC 7282 di server rumah saya, yang benar-benar berada di titik manis: 16 core, sekitar $700, TDP 120W (karena bandwidth memori yang dikurangi). Tampaknya EPYC 7303 mengisi ceruk yang sama di generasi Milan (dan harus kompatibel dengan motherboard ROME setelah pembaruan BIOS), atau jika membangun sistem baru, Anda bisa mendapatkan Siena 8324PN 32-core dengan TDP sekitar 130W. Meskipun mungkin konyol melihat TDP untuk CPU server, itu penting untuk server rumah jika Anda ingin menggunakan casing PC biasa dan bukan casing 1U/2U dengan kipas pendingin bertenaga yang sangat berisik. Faktanya, Anda bisa mendapatkan 8324PN 8-core 80W dan masih mendapatkan semua jalur PCIe yang bagus untuk menghubungkan SSD NVMe, serta RAM ECC yang tidak memerlukan perburuan motherboard tertentu.
Ketersediaan dan Harga Bekas
Perlu dicatat bahwa EPYC 7282 non-vendor lock dapat dibeli dengan harga sekitar 80 dolar di pasar online. Satu unit dibeli beberapa minggu lalu. Silikon yang luar biasa.
Masalah Vendor Locking
CPU yang terkunci vendor hanya berfungsi pada motherboard asli atau motherboard dari vendor tertentu. Jika membeli CPU bekas yang terkunci vendor, ada risiko hanya menjadi pajangan yang bagus. Ada video informatif yang membahas hal ini. Namun, motherboard yang kompatibel dengan CPU tersebut masih memiliki harga yang sangat tinggi.
Perbandingan dengan Threadripper
Dengan batasan tersebut, apa keuntungan EPYC dibandingkan Threadripper? Seorang pengguna melaporkan telah menggunakan Threadripper 3970x di workstation selama beberapa tahun. Meskipun TDP-nya dua kali lipat, dengan pendingin air tetap senyap. Namun, EPYC menawarkan manajemen jarak jauh (IPMI) yang tidak dimiliki motherboard Threadripper. Motherboard ROMED8-2T dari pabrikan tertentu juga dilengkapi dua port Ethernet 10G onboard, sehingga tidak perlu mengorbankan slot PCIe. Harga EPYC juga lebih murah dibandingkan Threadripper setara, dan lebih mudah menemukan RAM RDIMM 64 GB dibandingkan UDIMM ECC. Sistem EPYC menjadi lebih menarik.
Desain Motherboard ROMED8-2T
ROMED8-2T dianggap sebagai salah satu motherboard terbaik di era modern. Motherboard ini memaksimalkan tata letak ATX tanpa perlu masuk ke form factor yang lebih aneh. Meskipun ada beberapa kompromi seperti berbagi slot PCIe dengan M.2, SATA, dan Oculink, namun fleksibel. Banyak header kipas dan konektor daya untuk kartu PCIe bertenaga tinggi. Fitur yang sangat lengkap. Jika menginginkan dual CPU atau 16 slot DIMM, lebih baik menggunakan server vendor khusus. Motherboard ini merupakan optimum lokal dalam desain; setelah ini tata letak menjadi semakin aneh dengan trade-off yang lebih besar. Untuk mendapatkan lebih banyak slot memori atau CPU ganda, diperlukan form factor EEB atau non-standar yang mulai mengorbankan slot PCIe. Prosesor EPYC generasi SP3 dan SP5 memakan banyak ruang, sehingga motherboard harus memilih bagian platform mana yang akan dieksploitasi. Banyak server saat ini tidak lagi menggunakan form factor EEB/ATX, melainkan menggunakan riser dan konektor kepadatan tinggi seperti MCIO atau Oculink. Dunia ATX sedang sekarat dan para penggemar belum siap menghadapi perubahan ini.
Kritik terhadap Port Ethernet Base-T dan Kebutuhan SFP+
Sayangnya port Ethernet built-in adalah RJ45, bukan SFP+. Keadaan motherboard SFP+ masih terbatas, bahkan pada motherboard server. OCP 2.0 bisa menjadi solusi, tetapi kebanyakan motherboard menggunakan base-T dengan konsumen yang menginginkan koneksi SFP+ atau SFP28 25Gbit. Namun, menempatkan konektor SFP+ di area I/O tradisional memakan banyak ruang dan sering mendorong CPU ke sisi lain, mengorbankan slot PCIe. Ada alasan untuk tidak menggunakannya, tetapi produsen seharusnya menawarkan opsi SFP+. Beberapa motherboard dari vendor China seperti Minisforum menarik di atas kertas, tetapi dukungannya kurang dan tidak ada ECC. CPU laptop dengan beberapa kartu SFP28 bisa menjadi switch 25Gb yang ideal, namun kekurangan ECC. Performa per-thread tinggi penting untuk homelab, misalnya prosesor i3-7100 yang efisien dengan dukungan ECC pada zamannya sangat bagus untuk NAS. Sayangnya, perkembangan motherboard SFP+ masih lambat.
Kesimpulan Singkat
Secara keseluruhan, EPYC 7282 tetap menjadi pilihan yang solid untuk server rumah berkat keseimbangan core, harga, TDP, dan fitur seperti IPMI serta jalur PCIe yang melimpah. Diskusi juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan faktor bentuk motherboard, kompatibilitas vendor lock, dan kebutuhan antarmuka jaringan yang lebih modern seperti SFP+.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]