Mengenal 7 Video Game Tertua di Sepanjang Sejarah Gaming
Perkembangan video game terus meningkat setiap tahunnya seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih. Video game menjadi salah satu hiburan untuk mengusir kebosanan atau mengisi waktu luang dengan permintaan yang cukup tinggi. Teknologinya terus dikembangkan dan memenuhi ekspektasi para penggemarnya.
Namun, tahukah kamu bahwa video game sudah ada mulai tahun 1950-an? Berkat perkembangan teknologi tabung sinar katoda atau CRT yang memungkinkan ilmuwan komputer untuk mengembangkan game maupun simulasi. Hasil dari pengembangan tersebut menjadi cikal bakal dari video game saat ini. Ada sejumlah nama video game yang tergolong tua di sepanjang sejarah gaming. Simak penjelasan berikut.
Bertie the Brain
Judul video game tertua yang pertama adalah Bertie the Brain sebagai sesepuh game. Game ini merupakan game komputer pertama di dunia yang dirancang oleh insinyur asal Kanada bernama Josef Kates pada tahun 1950. Bertie the Brain menguji kemampuan tic-tac-toe pada pemain melawan kecerdasan buatan atau AI. Game ini menunjukkan kemampuan dari tabung additron temuan Josef hingga diperkenalkan perdana melalui ajang Canadian National Exhibition di tahun 1950. Bertie the Brain dianggap menjadi video game pertama di dunia, namun tidak adanya gambar maupun grafik bergerak yang hanya menggunakan lampu membuat sejumlah pakar meragukan apakah game ini bisa dikategorikan sebagai video game atau tidak.
Computer Space
Sebelum sukses dengan Atari, Nolan Bushnell dan Ted Dabney menggarap video game komersial pertama berjudul Computer Space di tahun 1971. Game ini menghadirkan pengalaman menembak musuh sebanyak-banyaknya bagi setiap pemain. Terinspirasi dari game Spacewar!, Ted dan Nolan ingin menghadirkan versi koin dari game ini. Mereka bekerja sama dengan perusahaan pengembang untuk merampungkan proyek Computer Space yang selesai di Agustus 1971. Meskipun Nolan dan Ted berpisah jalan di tahun 1972, Computer Space tetap menjadi tonggak awal Atari sebagai pionir video game komersial.
Galaxy Game
Selanjutnya ada Galaxy Game yang dirilis pada tahun 1971 sebagai video game arcade. Pemain mengendalikan dua kapal perang luar angkasa untuk saling tembak sampai menang. Galaxy Game dikembangkan oleh Bill Pitts dan Hugh Tuck melalui versi pertamanya yang memakan biaya pengembangan mencapai 134 ribu USD. Game ini dimainkan melalui komputer mini PDP-11 yang dipasang di Stanford University pada tahun 1971 dengan harga 10 sen per sesi game dan 25 sen untuk tiga sesi. Bill dan Hugh kembali merancang purwarupa kedua Galaxy Game pada tahun 1972 yang dilengkapi tambahan empat monitor. Versi kedua membutuhkan biaya 421 ribu USD tetapi berakhir merugi karena tidak berhasil secara komersial. Akhirnya Galaxy Game ditempatkan di Computer History Museum pada tahun 2000.
OXO
Selanjutnya ada OXO yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa kandidat doktor matematika asal University of Cambridge, A. S. Douglas. Video game bertema tic-tac-toe ini merupakan bagian dari tesis dalam meneliti interaksi manusia dan komputer. OXO diprogram melalui komputer dengan tiga layar CRT dan Electronic Delay Storage Automatic Calculator atau EDSAC. Douglas menggunakan salah satu layar dalam mengembangkan OXO. Setelah selesai demonstrasi, OXO justru dihapus dari perangkat, namun berhasil diciptakan kembali.
Pong
Selanjutnya ada video game berjudul Pong yang menjadi game olahraga dua dimensi berupa permainan tenis meja. Game ini dirilis oleh Atari pada tahun 1972, awalnya sebagai simulasi latihan olahraga digital yang dikembangkan oleh Allan Alcorn. Karena kualitas Pong yang cukup menjual untuk dipasarkan sebagai video game, Atari memasarkannya sebagai video game mandiri. Atari akhirnya dituntut karena dianggap meniru dan melanggar hak paten milik Magnavox Odyssey yang menjadi konsol video game rumahan pertama di dunia. Atari setuju untuk membayar izin Pong.
Spacewar!
Lanjut ke video game bertema space combat pertama di dunia yaitu Spacewar!. Video game ini hadir pada tahun 1962 yang awalnya diciptakan di Massachusetts Institute of Technology melalui komputer mini DEC PDP-1. Spacewar! mengharuskan dua pemain untuk saling bertempur menggunakan kapal perang luar angkasa sekaligus menghindari medan gravitasi bintang. Pada tahun 1960-an, Spacewar! menjadi semakin populer hingga komputer menjadi lebih merakyat. Game ini semakin dimainkan di berbagai komputer. Pada tahun 2007, video game ini dinobatkan menjadi salah satu dari 10 game paling penting dalam sejarah oleh Library of Congress.
Tennis for Two
Salah satu video game tertua yang terakhir dalam sejarah gaming adalah Tennis for Two. Video game bertema olahraga ini menggambarkan permainan tenis. Diciptakan oleh fisikawan William Higinbotham pada tahun 1958, game ini dimainkan melalui osiloskop dan dikendalikan menggunakan dua controller aluminium. Kedua pemain akan bermain tenis di lapangan tenis digital dan dapat memukul bola dengan menekan tombol di controller sambil menyesuaikan arah pukulan. Sayangnya, video game ini hanya terkenal sementara waktu hingga dilupakan. Pada tahun 1970-an, saat Higinbotham bersaksi di persidangan terkait kasus paten video game Magnavox Odyssey, game ini kembali dikenal. Meskipun begitu, sejumlah pakar game tetap menganggap Tennis for Two sebagai video game pertama yang bukan berdasarkan penelitian atau demonstrasi teknologi komersial.
Itu dia sejumlah video game tertua di sepanjang sejarah gaming yang menjadi cikal bakal game modern saat ini. Video game ini sempat berjaya pada masanya dengan menemani tumbuh kembang generasi muda. Hingga saat ini, memainkan video game semakin mudah, bahkan melalui smartphone.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]