Vietnam Perketat Aturan Gim Daring, Larang Gim Bergaya Kasino dan Berbasis Kartu
Vietnam Perketat Aturan Gim Daring, Larang Gim Bergaya Kasino dan Berbasis Kartu
Vietnam telah memberlakukan langkah-langkah ketat berdasarkan Keputusan 147 untuk mengatur gim daring, termasuk melarang gim bergaya kasino dan berbasis kartu guna melindungi pemain dan menekan dampak sosial negatif.
Aturan Baru dalam Keputusan 147
Dalam konferensi terbaru yang meninjau kegiatan informasi elektronik tahun 2024 dan menetapkan sasaran tahun 2025, Departemen Penyiaran, Televisi, dan Informasi Elektronik di bawah Kementerian Informasi dan Komunikasi mengumumkan pembaruan signifikan berdasarkan Keputusan 147/2024/ND-CP. Salah satu aturan utama melarang pemberian lisensi untuk gim bergaya kasino dan gim yang menggunakan gambar kartu, yang bertujuan meminimalkan potensi kerugian bagi pemain.
Keputusan 147 menyederhanakan proses administratif untuk layanan gim daring, mengurangi persyaratan yang tidak perlu, dan mempercepat pemberian lisensi. Keputusan ini juga mendelegasikan wewenang kepada Dinas Informasi dan Komunikasi setempat untuk menerbitkan sertifikasi untuk gim daring G2, G3, dan G4 serta menyetujui distribusinya.
Per 15 November 2024, sebanyak 288 lisensi gim G1 telah diterbitkan, dengan 184 masih berlaku, mendukung 1.687 gim G1, di mana 1.125 masih aktif. Untuk gim G2, G3, dan G4, sebanyak 192 sertifikat telah diberikan, mencakup 16.331 judul, termasuk 15.321 gim aktif.
Dengan aturan yang diperbarui, gim bergaya kasino dan gim berbasis kartu tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan lisensi di Vietnam. Departemen Penyiaran, Televisi, dan Informasi Elektronik menegaskan keputusan ini bertujuan menekan dampak negatif dari gim semacam itu terhadap pemain.
Verifikasi Pemain dan Perlindungan Anak
Keputusan tersebut mewajibkan verifikasi pemain melalui nomor ponsel di Vietnam, memastikan hanya akun yang terautentikasi yang dapat berpartisipasi. Untuk pemain di bawah 16 tahun, pendaftaran memerlukan informasi orang tua atau wali, yang juga harus mengawasi durasi dan konten permainan.
Untuk lebih melindungi anak di bawah umur, perusahaan gim, penyedia server hosting, dan perusahaan telekomunikasi harus menerapkan langkah-langkah perlindungan anak secara daring. Remaja di bawah 18 tahun dibatasi satu sesi gim tidak lebih dari 60 menit dan maksimal 180 menit per hari.
“Peraturan ini dirancang untuk membatasi waktu bermain anak-anak,” kata Kepala Departemen Informasi Elektronik, Le Thu Ha.
Penindakan terhadap Gim Lintas Batas
Keputusan tersebut juga memperkuat langkah-langkah terhadap gim tanpa izin dan lintas batas, sekaligus mewajibkan pelabelan yang tepat untuk judul yang disetujui. Toko aplikasi lintas batas harus memblokir atau menghapus gim yang tidak disetujui dan mematuhi peraturan pembayaran Vietnam.
Entitas asing yang menyediakan layanan gim di Vietnam, termasuk platform lintas batas, harus mendirikan operasi domestik berdasarkan hukum Vietnam.
Wakil Direktur Departemen Penyiaran, Televisi, dan Informasi Elektronik, Nguyen Thi Thanh Huyen, menjelaskan bahwa sementara gim G2, G3, dan G4 memerlukan sertifikasi, persetujuan individu untuk gim tidak diwajibkan. “Beberapa perusahaan mengirimkan aplikasi untuk puluhan gim sekaligus. Untuk memastikan pemrosesan yang efisien, bisnis disarankan untuk membagi aplikasi menjadi beberapa bagian yang lebih mudah dikelola,” katanya.
Mengenai akun anak di bawah umur, Huyen mencatat bahwa perusahaan harus menyertakan kolom untuk detail wali saat pemain di bawah 16 tahun membuat akun. Ia juga membahas tantangan dalam memantau durasi bermain di berbagai platform, karena peraturan saat ini hanya memungkinkan perusahaan mengawasi akun dalam ekosistem mereka.
Gim lintas batas yang beroperasi di Vietnam tanpa persetujuan dianggap ilegal. Toko aplikasi harus meminta penerbit untuk menyediakan lisensi yang diperlukan, jika tidak, gim mereka tidak dapat didistribusikan di Vietnam. “Kami bekerja sama dengan toko aplikasi internasional untuk memastikan persaingan yang adil antara perusahaan lintas batas dan domestik,” tambah Huyen.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]