Kakek 88 Tahun Asal Majalengka Berangkat Haji, Didampingi Anak Setelah Istri Wafat
Kakek 88 Tahun Asal Majalengka Berangkat Haji, Didampingi Anak Setelah Istri Wafat
Kisah haru mewarnai keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (26/4/2026). Seorang jamaah lanjut usia berusia 88 tahun tetap berangkat ke Tanah Suci, meski harus berangkat tanpa sang istri yang telah lebih dulu meninggal dunia.
Jamaah tertua tersebut adalah Masum Sareg Artani, warga Kecamatan Malausma. Di usia yang tidak lagi muda, Masum akhirnya bisa menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu selama kurang lebih enam tahun sejak mendaftar pada 2020.
Keberangkatan Masum menjadi bagian dari rombongan Kloter 6 Jawa Barat yang berjumlah 439 jamaah. Namun, dua di antaranya dipastikan batal berangkat, masing-masing karena alasan kehamilan dan meninggal dunia.
Dengan demikian, sebanyak 437 jamaah haji asal Majalengka diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Kertajati dan diterbangkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).
Sebelum keberangkatan, seluruh jamaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Indramayu. Hasilnya, ratusan jamaah tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
Masum mengaku, keberangkatannya tahun ini terasa sangat berbeda karena tidak didampingi sang istri. Ia pun memilih berangkat bersama anaknya untuk menjalankan ibadah haji.
“Saya berangkat sama anak, istri sudah meninggal. Alhamdulillah akhirnya bisa berangkat juga setelah menunggu lama,” ujar Masum.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]