Rasa Malu
Rasa Malu
Dikirim pada 2001-05-31 17:01:09 Oleh Admin
Aku malu karena aku tidak melakukan "apa-apa".
Aku malu karena aku tidak menjadi "apa-apa".
Aku malu karena aku tidak menyumbang "apa-apa".
Sementara itu...
Aku malu karena aku menerima "apa-apa".
Duhai INTI ...
Aku bangga karena aku masih memiliki rasa malu.
Admin: Siapapun yang menulis SAJAK ini patut untuk dihayati. Terima kasih Sajak-nya
"Rasa Malu" | Dibaca 586 kali | 3 Komentar
Komentar
pada 5 Juni 2001 - 14:26
"apa-apa" nya ini apa ? apa-apa-apanyaa donk, dang,ding,dong,,daaang,ding,dong! 2
pada 6 Juni 2001 - 08:43
Suatu hari Umar bin Khattab r.a. dan seorang sahabatnya mendiskusikan seorang yang buta, tuli, bisu dan menderita sopak. Umar r.a. menanyakan pada temannya apakah orang tersebut patut bersyukur atas keadaannya. Temannya menjawab tidak. Umar membantah dengan mengatakan bahwa ia masih patut bersyukur karena ia masih bisa kencing dengan enak. Wallahualam. 0
pada 8 Juni 2001 - 09:53
Jangan kau malu karena kau tidak melakukan apa-apa. (mungkin memang tidak ada yang harus dilakukan) Jangan kau malu karena kau tidak menjadi apa-apa. (yang jelas kau telah menjadi seorang anak manusia hamba Allah) Jangan kau malu karena kau tidak menyumbang apa-apa. (memang tak ada kemampuan untuk menyumbang ?) Sementara itu: Kau harus malu karena kau menerima apa-apa tanpa pernah memberi apa-apa. Kau boleh bangga karena paling tidak kau masih punya rasa malu. 0
Platform Lainnya
judi slot terbaik dan terpercaya
Berita Piala Dunia
situs slot terbaik dan tergacor
timnas indonesia kualifikasi piala dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]