Pertaruhkan Semua Pada Hitam
Pertaruhkan Semua Pada Hitam
Kau sudah kehabisan sambutan, seperti kau menguras diriku hingga ke tulang.
Di luar, suasana hati hilang dan keheningan tak memberi penghiburan.
Aku tak menawarkan perlindungan dari udara malam yang mati.
Hanya sebuah makam untuk kau sebut milikmu.
Di benteng yang runtuh ini.
Bangunkan aku dari mimpi yang hancur ini.
Tuhanmu tidak akan memandumu hari ini.
Dia hanya mendengar tangismu sebagai paduan suara pengantar tidur.
Imanmu telah jatuh di depan matamu.
Kandang tak berakal yang membuatmu tercekik dan berlutut, kesepian, menginginkan lebih.
Dia berkhotbah lagu cinta lain, untuk sementara dibutakan oleh kebohongan.
Kau mengambil keindahan dari kata-kata ini.
Tulis ulang pikiranmu sendiri dalam perang ini.
Kau sudah kehabisan sambutan seperti kau menguras diriku.
Kau adalah gambar tanpa bentuk.
...Dan pada saat ini hatiku runtuh...
Kau hancurkan berkeping-keping.
Dia berkhotbah lagu cinta lain, untuk sementara dibutakan oleh kebohongan.
Segala yang kau genggam di hatimu rapuh.
Segala yang kau cintai akan berlalu.
Segala yang kau genggam di hatimu rapuh.
Itu akan binasa dalam dinding api.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]