Pengaruh Tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Kesehatan Keuangan Generasi Muda

fendi 188 slot

slot racik

ind666 slot

KEBO77

Pengaruh Tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Kesehatan Keuangan Generasi Muda

Penulis: Laila Amna, Rima Rachmawati

DOI: doi

Kata Kunci

YOLO, FoMO, Kesehatan Keuangan, Generasi Muda, Media Sosial

Abstrak

Fenomena gaya hidup digital yang dipengaruhi oleh tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FoMO) semakin berkembang di kalangan generasi muda pengguna media sosial, khususnya TikTok. Gaya hidup ini tidak hanya membentuk pola perilaku sosial, tetapi juga berpotensi memengaruhi cara generasi muda mengelola keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tren YOLO dan FoMO terhadap kesehatan keuangan generasi muda di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada responden berusia 20–30 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Data yang diperoleh mencerminkan persepsi, sikap, dan perilaku keuangan generasi muda terkait dengan tren YOLO dan FoMO. Analisis dilakukan untuk melihat sejauh mana kedua tren tersebut berhubungan dengan kemampuan individu dalam menjaga keseimbangan pengeluaran, menabung, serta mengatur prioritas keuangan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren YOLO dapat berdampak positif terhadap kesehatan keuangan apabila dimaknai secara produktif, yaitu sebagai dorongan untuk hidup bermakna, berani mengambil keputusan finansial yang mendukung tujuan jangka panjang, dan menghargai setiap peluang dengan perencanaan yang matang. Sebaliknya, tren FoMO berpengaruh negatif karena mendorong perilaku konsumtif, pembelian impulsif, dan kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial.

Daftar Pustaka

  • Abel, J. P., Buff, C. L., & Burr, S. A. (2016). Social media and the fear of missing out: Scale development and assessment. Journal of Business & Economics Research, 14(1). klalliance
  • Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. doi(91)90020-T
  • Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin, 2024.
  • Barry, C. T., & Wong, M. Y. (2020). Fear of missing out (FoMO): A generational phenomenon or an individual difference? Journal of Social and Personal Relationships, 37(12), 2952–2966. doi
  • Baumeister, Roy. F., Bratslavsky, E., & Tice, D. M. (1998). Ego depletion: Is the active self a limited resource? Journal Personality and Social Psychology, 74(5), 1252–1265. doi
  • Brüggen, E. C., Hogreve, J., Holmlund, M., Kabadayi, S., & Löfgren, M. (2017). Financial well-being: A conceptualization and research agenda. Journal of Business Research, 79, 228–237. doi
  • Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. doi
  • Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23, edisi 8 (Semarang). Universitas Diponegoro.
  • Green, S. B. (1991). How many subject does it take to do a regression analysis. Multivariate Behavioral Research, 26(3), 499–510. doi
  • Kusumawati, R., & Safitri, D. (2025). Dinamika gaya hidup konsumtif dalam fenomena pinjol pada masyarakat kota. Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 88–93. doi
  • Lee, H., & Oh, H. (2018). Well-being lifestyle and consumption value according to consumers YOLO orientation. Archives of Design Research, 31(1), 71–79. doi
  • Muir, K., Hamilton, M., Noone, J., Marjolin, A., Salignac, F., & Saunders, P. (2017). Exploring Financial Wellbeing in the Australian Context. UNSW Sydney. doi
  • OCBC NISP, & NielsenIQ. (2024). Financial Fitness Index 2024 (p. 70) [Annual Financial Wellbeing Report]. OCBC Indonesia
  • Pemerintah Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan. regulasip
  • Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. doi
  • Salignac, F., Hamilton, M., Noone, J., Marjolin, A., & Muir, K. (2020). Conceptualizing financial wellbeing: An ecological life-course approach. Journal of Happiness Studies, 21(5), 1581–1602. doi
  • Song, H. (2017). YOLO and self-control. Korean Journal of Child Studies, 38(5), 1–3. doi
  • Subianto, P., & Rakabuming R, G. (2024). Visi, misi dan program calon presiden republik indonesia 2024-2029. Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran. medcom
  • Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  • The Global Statistics. (2025, April 17). Indonesia TikTok statistics 2025 | TikTok active users. The Global Statistics. theglobalstatistics
  • Vitug, J. (2016). You only live once: The roadmap to financial wellness and a purposeful life. Wiley.
  • Weida, E. B., Phojanakong, P., Patel, F., & Chilton, M. (2020). Financial health as a measurable social determinant of health. PLoS ONE, 15(5), e0233359. doi
  • Yulianto, M. D., Anggraeni, M. D., Alviasari, A., Wicaksono, M. A., Maya, M., Amelia, R., & Rozak, R. W. A. (2024). Pengaruh fear of missing out (FoMO) di media sosial terhadap kesehatan keuangan generasi Z. Jurnal Bisnis Kreatif Dan Inovatif, 1(2), 80–88. doi
bet samapta

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

situs resmi judi slot online

8658 slot apk

casino supernova

SURGASLOT777

Berita Piala Dunia

wolf hunters slot

sic bo online

gratis spins online casino

g club casino online

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas