Efek Boomerang: Pertumbuhan industri kasino Asia dapat "kembali" untuk menguntungkan Las Vegas
Efek Boomerang: Pertumbuhan industri kasino Asia dapat "kembali" untuk menguntungkan Las Vegas
Boomerang adalah alat yang menarik. Benda luar biasa ini dapat dilempar ke langit, menempuh jarak jauh, lalu melakukan sesuatu yang menakjubkan: terbang kembali ke pelemparnya. Secara metaforis, industri resor kasino yang berbasis di Las Vegas telah melemparkan "boomerang" ke tempat-tempat seperti Singapura, Makau, dan banyak pasar kasino lain di seluruh dunia selama dekade terakhir, dengan kesuksesan besar. Banyak yang mempertanyakan apakah "boomerang" ini akan benar-benar kembali ke pelemparnya dalam bentuk manfaat ekonomi. Makalah ini akan menguraikan beberapa konsep strategis inti yang menunjukkan bahwa Las Vegas benar-benar mendapatkan keuntungan dari ekspansi global beberapa sektor ekonomi inti.
Lemparan: Ke Asia
Seiring meluasnya ekonomi makro Asia selama beberapa dekade, pendapatan diskresioner konsumen juga tumbuh. Populasi yang meningkatkan kesejahteraan finansialnya akan bepergian. Saat ini, banyak populasi Asia melihat dunia yang sebelumnya sangat mahal. Perjalanan kelas menengah baru Asia merupakan area utama baru dalam industri pariwisata global. Las Vegas telah memilih untuk tetap relevan dengan pola pertumbuhan pariwisata global ini. Para pemimpin bisnis industri kasino Nevada mengambil risiko dengan "melemparkan boomerang Las Vegas" ke pasar internasional. Jika tidak, pihak lain pasti akan melakukannya.
Penerbangan Pulang: ke Las Vegas
Boomerang pada akhirnya akan terbang kembali dari Asia dan tempat lain untuk menguntungkan Las Vegas lebih cepat dari perkiraan. Ini akan memicu fase pertumbuhan ekonomi berikutnya dengan tiga faktor utama. Pertama, daya tarik luar biasa Las Vegas sebagai merek global. Kedua, status Las Vegas sebagai ibu kota intelektual industri kasino global. Ketiga, pengembangan Las Vegas sebagai pusat inovasi teknologi untuk pariwisata.
Merek Global yang Sesungguhnya: Las Vegas
Kata "Las Vegas" adalah salah satu kata branding konsumen paling kuat yang pernah ada, terutama di Asia. Resor kasino besar yang ada di Singapura dan Makau menjadi papan iklan global Las Vegas. Konsumen Asia mengasosiasikan resor tersebut dengan kota yang menciptakannya. Banyak yang ingin merasakan pengalaman Las Vegas yang otentik. Merek Las Vegas hampir diakui secara universal. Pertumbuhan kasino di Asia tidak membuat merek Las Vegas kurang relevan, justru memberdayakannya.
Las Vegas: Ibu Kota Intelektual Industri Pariwisata Global
Las Vegas telah muncul sebagai ibu kota intelektual dalam bidang hukum, pengembangan teknologi, penelitian, pengembangan resor, dan pengawasan regulasi. Kantor hukum di Las Vegas dipekerjakan oleh pemerintah Asia karena keahlian unik. Bisnis kreatif seperti hiburan, arsitektur, dan pengalaman konsumen juga mendapat manfaat. Penting bagi "industri intelektual" Las Vegas untuk memahami cara menangkap permintaan internasional saat boomerang kembali.
Las Vegas: Pusat Teknologi Pariwisata Perjudian
Las Vegas memiliki kapasitas teknologi untuk mendukung pengembangan dan pengelolaan perjudian, perhotelan, dan pariwisata. Eksekutif teknologi Las Vegas menerima banyak permintaan dari Asia. Pusat laboratorium teknologi di Las Vegas mengembangkan dan menguji teknologi pariwisata yang akan diekspor. Pertumbuhan industri kasino di Asia meningkatkan permintaan akan teknologi pariwisata Las Vegas.
Menangkap Boomerang
Kepemimpinan politik dan bisnis di negara bagian Nevada perlu mengambil kepemilikan signifikan dalam memposisikan Las Vegas secara global. Beberapa langkah kebijakan publik penting dapat membantu:
- Menjadikan Bahasa Mandarin sebagai Bahasa Resmi Kedua. Nevada harus menjadi negara bagian pertama di AS yang menjadikan bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi kedua, mensyaratkan lulusan sekolah menengah memiliki pengetahuan percakapan sosial bahasa Mandarin, dan lulusan universitas memiliki pengetahuan kerja tentang frasa bisnis.
- Bandara Las Vegas sebagai Hub Maskapai Internasional. Bandara harus menjadi hub bukan hanya di AS tetapi juga global. Semua papan petunjuk di bandara harus disajikan dalam bahasa Inggris dan setidaknya dua bahasa lain, sebaiknya Mandarin dan Spanyol.
- Diversifikasi dalam Pariwisata, Bukan Keluar dari Pariwisata. Lebih baik melakukan diversifikasi dalam ekosistem sektor perjalanan dan rekreasi, dengan menyambut teknologi, maskapai, dan kantor pusat global perusahaan pariwisata. Badan pengembangan ekonomi harus diizinkan untuk merekrut bisnis kasino dan pariwisata.
Kesimpulan
Penelitian dan analisis kebijakan lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi konsep-konsep ini. Las Vegas harus menangkap gelombang potensi ekonomi berikutnya. Meskipun ada persaingan dari Makau dan Singapura, Las Vegas dapat menang dengan memanfaatkan sumber daya intelektual dan keunggulan historisnya. Industri kasino Las Vegas tidak mati, hanya hidup dengan cara yang berbeda. Para pemimpin politik perlu menyadari bahwa boomerang telah dilempar ke pasar internasional, dan mereka harus siap menangkapnya saat kembali.
Platform Lainnya
casino with table games near me
no deposit bonus casino online
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]