Pemain Tidak Dibayar oleh Kasino Online
Pengadilan Negeri Curaçao 23 Oktober 2023, IT 4420; ECLI:NL:OGEAC:2023:266 (SBGOK melawan Usoftgaming dkk.)
Cyberluck memiliki lisensi untuk kasino (online) dan mengalihdayakan operasinya kepada beberapa pihak, termasuk Usoftgaming. Perusahaan ini mengoperasikan kasino online 'betswagger' (selanjutnya disebut kasino). Pada tahun 2021, seorang pemain membuat akun, menyetor uang, dan berjudi secara online. Setelah pemain meminta pembayaran saldonya, akunnya diblokir. Stichting Belangenbehartiging Gedupeerden Online Kansspelen (SBGOK) telah membeli tagihan dari pemain tersebut. SBGOK menuntut pembayaran saldo oleh Usoftgaming.
Usoftgaming menyatakan bahwa Pasal 7A:1807 BW tidak mengizinkan tuntutan hukum mengenai utang yang timbul dari permainan atau taruhan. Namun, pengadilan menetapkan bahwa pengadilan tinggi dalam putusan Mei 2023 telah memutuskan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah, Pasal 7A:1807 hingga 7A:1810 BW tidak berlaku terhadap pembayaran hadiah uang kepada pemain. Dengan demikian, tuntutan SBGOK dapat ditegakkan secara hukum.
Selanjutnya, Usoftgaming dkk. menyatakan bahwa pemain telah bertindak melanggar syarat dan ketentuan umum. Pemain diduga membuat beberapa akun dari alamat IP yang sama. SBGOK membantah hal ini dengan berargumen bahwa kesamaan alamat IP tidak berarti pemain memiliki dua akun. Selain itu, Usoftgaming dkk. tidak pernah mengirimkan syarat dan ketentuan umum, sehingga syarat tersebut tidak berlaku. Oleh karena itu, klausul yang dijadikan dasar oleh Usoftgaming dkk. dapat dibatalkan.
Selanjutnya, SBGOK menyatakan bahwa Cyberluck bertanggung jawab sebagai pemegang lisensi atas kerugian yang dituntut. Cyberluck menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kewajiban perawatan khusus. Mengenai hal ini, pengadilan mengikuti putusan Pengadilan Tinggi. Cyberluck adalah pemegang lisensi dan harus memastikan bahwa kasino online yang diberi lisensi mematuhi persyaratan lisensi. Dengan melanggar kewajiban ini, Cyberluck melakukan perbuatan melawan hukum terhadap para pemain.
Terakhir, Usoftgaming dkk. membantah bahwa pengalihan tagihan dari pemain telah terjadi. Mereka menyangkal keaslian tanda tangan pada perjanjian jual beli dan akta cessie. SBGOK menegaskan bahwa merekalah yang mengalihkan tagihan. Pengadilan memutuskan bahwa bantahan tersebut cukup beralasan bahwa tagihan telah dialihkan. Kesimpulannya, perkara akan dilanjutkan untuk pembuktian oleh SBGOK.
4.6. Pengadilan mempertimbangkan bahwa dalam Pasal 6:233 pembukaan dan huruf b BW ditetapkan bahwa suatu klausul dalam syarat dan ketentuan umum dapat dibatalkan jika pengguna tidak memberikan kesempatan yang wajar kepada pihak lawan untuk mengetahui syarat dan ketentuan umum tersebut. Dalam hal ini, dalam Pasal 6:234 ayat (2) BW – sepanjang relevan – ditetapkan bahwa pengguna telah memberikan kesempatan tersebut jika ia telah menyediakan syarat dan ketentuan umum kepada pihak lawan secara elektronik sebelum atau pada saat penutupan kontrak dengan cara sedemikian rupa sehingga dapat disimpan dan diakses oleh pihak lawan untuk pengetahuan selanjutnya, atau, jika hal ini secara wajar tidak mungkin dilakukan, sebelum terbentuknya kontrak, pengguna telah memberitahukan kepada pihak lawan di mana syarat dan ketentuan tersebut dapat diketahui secara elektronik, serta bahwa syarat dan ketentuan tersebut akan dikirimkan secara elektronik atau dengan cara lain atas permintaan. Usoftgaming memang telah menyatakan, namun mengingat bantahan yang beralasan dari SBGOK, tidak dapat dibuktikan bahwa mereka telah memberikan kesempatan yang wajar kepada pemain sebagaimana dijelaskan di atas untuk mengetahui syarat dan ketentuan umum. Hal ini mengarah pada kesimpulan bahwa klausul yang dijadikan dasar oleh Usoftgaming dkk. dapat dibatalkan. Usoftgaming dkk. tidak dapat mendasarkan diri pada syarat dan ketentuan umum bahwa mereka tidak berkewajiban membayar saldo pemain karena memiliki akun ganda atau bahwa berdasarkan syarat dan ketentuan umum tidak dapat terjadi cessie.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]