Budaya Sabung Ayam: Studi Nilai Modal Kehidupan Masyarakat Balusu Bangunlipu Kabupaten Toraja Utara
Daftar Pustaka
- [1] I. Rachmawati, “Eksplorasi etnomatematika masyarakat Sidoarjo,” Ejournal Unnes, vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2012.
- [2] M. L. Suryadana, Sosiologi Pariwisata: Kajian Kepariwisataan dalam Paradigma Intergratif-Transformatif menuju Wisata Spiritual. Humaniora, 2013.
- [3] M. Mahdayeni, M. R. Alhaddad, dan A. S. Saleh, “Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan),” Tadbir J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 7, no. 2, pp. 154–165, 2019, doi: 10.30603/tjmpi.v7i2.1125.
- [4] N. T. Huda, “Etnomatematika pada bentuk jajanan pasar di daerah istimewa yogyakarta,” JNPM (Jurnal Nas. Pendidik. Mat., vol. 2, no. 2, pp. 217–232, 2018.
- [5] V. F. Musyadad dkk., Pendidikan Karakter. Yayasan Kita Menulis, 2022.
- [6] I. Gunawan dan R. T. Sulistyoningrum, “Menggali Nilai-Nilai Keunggulan Lokal Kesenian Reog Ponorogo Guna Mengembangkan Materi Keragaman Suku Bangsa Dan Budaya Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar,” Prem. Educ. J. Pendidik. Dasar dan Pembelajaran, vol. 3, no. 01, 2016.
- [7] I. M. Irmawati M, “Akulturasi Budaya Lokal dan Budaya Islam dalam Tradisi Kematian di Kelurahan Malakaji Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.” Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2017.
- [8] J. Pieris, Tragedi Maluku: sebuah krisis peradaban: analisis kritis aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan. Yayasan Obor Indonesia, 2004.
- [9] M. Masduki, “Filosofi Interaksi Sosial Lintas Agama: Wawasan Islam,” Toler. Media Ilm. Komun. Umat Beragama, vol. 6, no. 1, pp. 107–122, 2014.
- [10] R. Hidayat dan M. Rifa'i, Etika Manajemen Perspektif Islam. Cv. Pusdikra Mitra Jaya, 2018.
- [11] A. Rahman dkk., “METODE PENELITIAN ILMU SOSIAL,” 2022.
- [12] M. Ahmadin, “Metode Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif,” J. Kaji. Sos. dan Budaya Tebar Sci., vol. 6, no. 1, pp. 104–113, 2022.
- [13] T. Rachmawati, Metode Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif, no. 1. 2017.
- [14] L. J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda, 2004.
- [15] S. Firmansyah dan H. Sulistiawan, “Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengembangkan Nilai Moral Yang Terkandung dalam Materi Demokrasi di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang,” J. Pendidik. Kewarganegaraan, vol. 1, no. 1, pp. 58–65, 2017.
- [16] V. Fahira, R. Satria, dan A. Priadi, “Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran,” An-Nuha, vol. 1, no. 4, pp. 448–460, 2021.
- [17] S. Affandy, “Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Perilaku Keberagamaan Peserta Didik,” Atthulab Islam. Relig. Teach. Learn. J., vol. 2, no. 2, pp. 201–225, 2017.
- [18] S. T. A. I. S. Ma'arif, “Konsepsi Metode Pendidikan Moral Anak dalam Keluarga Menurut Abdullah Nashih Ulwan dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil-Islam”.
- [19] T. W. Abadi, “Aksiologi: Antara Etika, Moral, dan Estetika,” KANAL J. Ilmu Komun., vol. 4, no. 2, pp. 187–204, 2016.
- [20] I. Prayoga, “Pengantar sosiologi,” 2020.
- [21] W. T. Sumar, Strategi Pemimpin dalam Penguatan Iklim Sekolah Berbasis Budaya Kearifian Lokal:(Budaya Huyula). Deepublish, 2018.
- [22] N. Atiah, “Pembelajaran Era Disruptif Menuju Masyarakat 5.0,” 2020.
- [23] Y. Hadijaya, Budaya Organisasi. Cv. Pusdikra Mitra Jaya, 2020.
- [24] J. Andriyani, “Korelasi peran keluarga terhadap penyesuaian diri remaja,” J. Al-Bayan Media Kaji. dan Pengemb. Ilmu Dakwah, vol. 22, no. 2, 2016.
- [25] A. Dewantara, “Filsafat Moral (Pergumulan Etis Keseharian Hidup Manusia),” 2017.
- [26] S. Hudiarini, “Penyertaan etika bagi masyarakat akademik di kalangan dunia pendidikan tinggi,” J. Moral Kemasyarakatan, vol. 2, no. 1, pp. 1–13, 2017.
- [27] M. Yaumi, Pendidikan karakter: landasan, pilar & implementasi. Prenada Media, 2016.
- [28] S. Utsman, Dasar-dasar sosiologi hukum: Makna dialog antara hukum & masyarakat, dilengkapi proposal penelitian hukum (legal research). Pustaka Pelajar, 2009.
- [29] D. Karsidi, “Sosiologi pendidikan,” 2005.
- [30] D. Widodo dkk., Ekologi dan Ilmu Lingkungan. Yayasan Kita Menulis, 2021.
- [31] R. Prayogi dan E. Danial, “Pergeseran Nilai-Nilai Budaya Pada Suku Bonai Sebagai Civic Culture Di Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau,” Humanika, vol. 23, no. 1, 2016, doi: 10.14710/humanika.v23i1.11764.
- [32] S. Yoga, “Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Indonesia Dan Perkembangan Teknologi Komunikasi,” J. Al-Bayan Media Kaji. dan Pengemb. Ilmu Dakwah, vol. 24, no. 1, 2019.
- [33] J. Murdiyatmoko, Sosiologi: memahami dan mengkaji masyarakat. PT Grafindo Media Pratama, 2007.
- [34] A. Fauzi, “Revitalisasi Nilai-Nilai Religi Melalui Pembelajaran Pkn Di Sekolah SMP Muhammadiyah 04 Medan.” 2018.
- [35] S. M. Badriyah, Sistem penemuan hukum dalam masyarakat prismatik. Sinar Grafika, 2022.
- [36] O. Septian dan A. Amri, “Dinamika Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Kota Sabang dengan Para Wisatawan Mancanegara,” J. Ilm. Mhs. Fak. Ilmu Sos. Ilmu Polit., vol. 3, no. 3, 2018.
- [37] A. R. Amin, Pengembangan Pendidikan Agama Islam; Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner. LKiS Pelangi Aksara, 2015.
- [38] H. Blumer, “Masyarakat sebagai interaksi simbolik,” Pemikiran Sosiologi Kontemporer, p. 91, 1962.
- [39] H. Blumer, “Interaksi Simbolik,” dalam Pendekatan Interdisipliner terhadap Komunikasi Manusia, Routledge, 2018, pp. 135–154.
- [40] W. E. Moore, “Pertimbangan Ulang Teori Perubahan Sosial,” Tinjauan Sosiologi Amerika, pp. 810–818, 1960.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
bet kecil jepit untuk name tag
rtp slot tertinggi hari ini live
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]