Efek Perburuan Trofi terhadap Populasi Singa dan Macan Tutul di Tanzania
slot pragmatic rajadewa138 qris
Abstrak
Tanzania memiliki sebagian besar populasi singa Afrika (Panthera leo) yang tersisa dan memiliki area habitat macan tutul (Panthera pardus) yang luas, dan kedua spesies tersebut menjadi sasaran panen yang cukup besar oleh pemburu olahraga. Sebagai langkah awal menuju strategi pengelolaan berkelanjutan, kami menganalisis tren panen singa dan macan tutul di 300.000 km² blok perburuan Tanzania.
Kami merangkum tren populasi singa di kawasan lindung di mana kelimpahan singa telah diukur secara langsung dan data frekuensi serangan singa terhadap manusia di daerah pertanian dengan konflik tinggi. Kami menempatkan temuan ini dalam konteks pertumbuhan populasi manusia yang pesat di Tanzania pedesaan dan dampak penyerta dari hilangnya habitat, konflik manusia-satwa liar, dan praktik budaya.
Panen singa menurun sebesar 50% di seluruh Tanzania antara tahun 1996 dan 2008, dan area perburuan dengan panen awal tertinggi mengalami penurunan paling tajam. Meskipun setiap bagian negara ini mengalami beberapa bentuk dampak antropogenik dari penduduk setempat, intensitas perburuan trofi adalah satu-satunya faktor signifikan dalam analisis statistik tren panen singa.
Meskipun panen macan tutul lebih stabil, wilayah di luar Suaka Margasatwa Selous dengan panen awal macan tutul tertinggi kembali menunjukkan penurunan paling tajam. Analisis kuantitatif kami menyarankan agar kuota perburuan tahunan dibatasi hingga 0,5 singa dan 1,0 macan tutul per 1000 km² area perburuan, kecuali blok perburuan di Suaka Margasatwa Selous, di mana panen harus dibatasi hingga 1,0 singa dan 3,0 macan tutul per 1000 km².
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]