Casino dan Judi Gelper Bergentayangan di Batam, Jajaran Polda Kepri Diduga Tak Bernyali
Casino dan Judi Gelper Bergentayangan di Batam, Jajaran Polda Kepri Diduga Tak Bernyali
Batam — Diduga perjudian jenis Gelanggang Permainan (Gelper) dan Casino semakin marak di Batam, seolah-olah penegak hukum di Kota Batam tak punya nyali dalam melakukan pemberantasan arena perjudian yang berskala internasional, Sabtu 14/06/2025.
Adapun sarana perjudian yang telah diinvestigasi oleh awak media dan diduga tidak ada diberantas oleh penegak hukum di wilayah jajaran Polda Kepri antara lain:
- Gelper Nagoya Game Zone
- J & J Club KTB Bola Pingpong
- Bombastis & KTV Bola Pingpong
- Gelper Duta Game Zone
- Gelper Uban Game Zone
- M One & KTV Bola Pingpong
- Hotel GGI Judi Casino
Foto istimewa GGI Hotel
Para pengusaha Gelper di Kota Batam diduga kuat menggunakan izin permainan anak-anak. Namun jam buka tutup arena game tidak masuk akal sampai beroperasi hingga 24 jam lamanya dan tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Uniknya lagi, pengusaha Gelper dan Bola Pingpong memberikan sejumlah uang kepada pemenang arena game dengan cara memberikan hadiah seperti rokok dan boneka, lalu ditukarkan kembali menjadi uang dan penukaran tersebut tidak jauh dari lokasi arena game.
Menurut informasi yang diperoleh awak media di lapangan, diketahui bahwa pemilik arena perjudian Gelper dan Casino berinisial Akau yang sudah lama berdiri kokoh menjadi bos arena game yang terdiri dari Gelper, Bola Pingpong, dan Casino.
Terkait judi Gelper dan Casino yang sudah cukup lama beroperasi di Batam, Pak Udin yang merupakan tokoh agama mengatakan pada media ini Sabtu 14 Juni 2025 di salah satu warung kopi di Batam:
“Kapolda Kepri dan Polresta Barelang harus segera bertindak tegas atas judi-judi Gelper dan jika memang Casino itu sudah lama buka di Batam harus juga ditindak.”
Beliau juga menjelaskan,
“Moto Kota Batam yang Madani kini telah menjadi kota judi dan sudah mencoreng nilai-nilai budaya kita Melayu,” ungkapnya dengan geram.
“Lucu saja pihak Polda Kepri dan Polresta Barelang tidak bisa berantas, kan satu daratan kecuali beda daratan,” jelas Pak Udin.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak jajaran kepolisian Polresta Barelang dan Polda Kepri belum dimintai keterangan atas berkembang biaknya judi Gelper dan Casino di Batam.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]