Kisah Hidup "Rungkad" Pejudi "Online"

PORTAL138

old vegas slots

SEMPATIGAME

topi mancing

Kisah Hidup Rungkad Pejudi Online

Bagi kalangan bergelimang uang, judi mungkin menjadi sekadar permainan bersenang-senang. Namun, bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah, judi menjadi pertaruhan hidup yang bisa menghancurkan segalanya. Habis-habisan alias rungkad.

Oni: Dari Kemenangan Besar hingga Jerat Pinjol

Seorang pejudi akut menceritakan kisahnya di sebuah restoran di tepi Teluk Jakarta pada Sabtu malam. Sambil mengisap rokok, Oni (28) mengingat momen krusial yang membuat hidupnya rusak akibat judi. Karyawan swasta di Jakarta Utara ini sudah mengenal judi daring sejak lima tahun lalu, tetapi intensitasnya menguat pada 2021. Saat itu, ia menang besar dari judi slot mahjong. Pertama kali mencoba, Oni deposit Rp 50.000 dan uang itu lenyap. Penasaran, ia deposit Rp 100.000 dan menang Rp 15 juta dalam semalam. Sejak itu, ia bermain setiap hari.

"Momen itu yang enggak bisa gue lupa dan bikin gue sehancur sekarang," ujarnya.

Kemenangan besar itu mengerek mental bertaruhnya. Sebelum jackpot, Oni hanya deposit ratusan ribu, tetapi setelahnya meningkat hingga Rp 10 juta. Ketika gaji tak cukup, ia beralih ke pinjaman daring. Ia pun terjerat duet maut judi daring dan pinjol. Oni sempat menang Rp 37 juta di slot Hot Fiesta, tetapi uang itu habis untuk membayar cicilan dan modal bermain. Utang pinjolnya justru membengkak karena ia terus meminjam untuk menutup kekalahan. Ibunya meminjamkan Rp 17 juta, tetapi tak cukup. Total utang mencapai Rp 120 juta. Ia menjual motor, koleksi CD, dan kaus band metal favoritnya senilai Rp 10 jutaan. Saat menjual barang sentimental itu, ia menangis. Meski begitu, ia masih bermain slot hingga kini.

"Slot ini gila. Bahkan, gue memandangnya lebih parah dari narkoba," katanya.

Damar: Awal dari Lingkaran Pertemanan

Ketertarikan bermain judi daring bisa bermula dari tongkrongan. Damar (20), mahasiswa di Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengaku baru terjun ke judi daring sekitar dua bulan terakhir. Ia melihat teman-temannya menang dengan deposit kecil. "Dia depo cuma Rp 10.000 sudah bisa dapat uang. Lebih gampang nyari uang," kata Damar. Ia bermain mahyong di situs judi menggunakan perangkat genggam, dengan modal dari uang kiriman kakaknya yang bekerja di Australia. Damar beberapa kali menang dan kalah; kemenangan terbesarnya Rp 2 juta dengan deposit Rp 150.000, sedangkan kekalahan terbesar Rp 400.000. "Pas menang itu enak. Kalau sudah kalah, walaupun bukan uang kita, ada enggak enak. Ada beban rasanya," katanya. Keluarga tidak tahu ia bermain. Damar mengaku belum separah pejudi lain, tetapi belum berhenti sepenuhnya. Ia berusaha menahan godaan dengan tidak mengisi saldo rekening atau dompet digital.

Andang: Kehancuran Total dan Jalan Menuju Pemulihan

Para pejudi pada akhirnya sadar bahwa berjudi menjadi kecanduan yang sulit diatasi. Di ruang percakapan daring, mereka membentuk grup pendukung bernama "Hijrah Community". Grup beranggotakan 190 orang itu menjadi ruang diskusi, edukasi, dan saling menguatkan untuk melepas jerat candu judi daring. Andang (40), pria asal Jawa Timur, adalah salah satu admin grup tersebut. Ia berjuang melunasi sisa utang Rp 180 juta akibat judi daring dan ingin pulang ke rumah berkumpul dengan istri dan anak-anaknya.

Sebelum mengenal judi daring, Andang adalah pengusaha barang vintage yang hidup bahagia. Petaka datang saat pertama kali berkenalan dengan judi daring pada awal 2020. "Rata-rata prosesnya seperti itu. Dari teman. Awalnya lihat-lihat, penasaran, dan dipelajari. Lalu mulai dari deposit kecil. Dalam perjalanan dikasih menang. Manusia ada sifat tamak sehingga maunya banyak. Tetapi, kemudian dia rugi besar. Lalu muncul keinginan bagaimana bisa balik. Tapi, bukannya makin baik, malah makin hancur," kata Andang. Ia pernah menang Rp 140 juta dengan modal Rp 400.000 di situs tertentu dalam 20 menit. Namun, kekalahan demi kekalahan datang; dalam sehari ia bisa kalah Rp 20 juta hingga Rp 80 juta. Alih-alih berhenti, ia menjual dua mobil dan menggadai sertifikat rumah. "Saya bilang kepada istri untuk modal usaha. Saya gadaikan dan dapat Rp 100 juta. Tetapi bukan buat usaha, malah masuk ke situ (judi daring). Habis di situ," kata Andang.

Menurut Andang, jika sudah kecanduan, main itu bukan lagi soal menang atau kalah. "Kayak orang candu. Sehari saja tidak main, sudah hampir kayak gila setengah mati. ... candu itu tidak butuh lama. Dua kali tiga kali main sudah bisa candu." Berbeda dengan narkoba, judi bisa dilakukan di mana saja tanpa efek fisik yang terlihat. Andang bisa bermain 24 jam nonstop jika memiliki uang. Ia sempat ke psikiater, tetapi menolak obat karena khawatir ketergantungan. Titik terendahnya adalah saat ia berpikir untuk mengakhiri hidup. Ia sempat berpikir menjadi kurir narkoba, tetapi bersyukur tidak punya akses. Saat masuk pondok pesantren, ponselnya disita selama enam bulan. Total kerugiannya mencapai Rp 800 juta. Saat ini, ia masih memiliki utang Rp 180 juta, dan istrinya mencicil lewat usaha kuliner. Namun, yang terbesar adalah meraih kembali kepercayaan keluarga. Enam bulan terakhir, ia tidak diperbolehkan pulang oleh mertua karena banyak penagih utang datang. "Kalau mau benar-benar bertobat, pasti dikasih jalan. Minimal saya bisa mengajak istri dan anak tinggal serumah lagi. Saya pengin balik (ke rumah) lagi," kata Andang. Ia bersyukur istrinya masih mendukung.

Perspektif Psikologis

Aransha Karnilla Nadia Putri, psikolog dan pengamat cyberpsychology, menjelaskan bahwa permainan di situs judi dirancang untuk berdaya jerat kuat secara psikologis dengan menstimulasi fungsi kognitif otak. Desain permainan menyerupai gim daring dengan visual menarik, efek audio, dan getaran saat menang besar. "Jadi, judi itu sudah digamifikasi. Sudah diberikan efek-efek yang memberikan dampak secara langsung ke kognisi kita," kata Aransha. Efek tersebut mendorong hipotalamus memproduksi dopamin, pemicu rasa menyenangkan. "Itulah yang dikejar orang (yang kecanduan) melalui entah judi atau lainnya. Untuk mendapatkan rasa kegembiraan itu lagi dan lagi." Di banyak negara, gangguan mental akibat judi daring menjadi isu kesehatan mental. Pasien menjalani rehabilitasi dan didorong bergabung dengan grup pendukung sesama pecandu. Di Jerman, kecanduan judi daring bahkan memberi beban tambahan bagi sistem kesehatan.

cerita judi slot

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

gigi slot

100MPO

points bet

ms 888 casino

Berita Piala Dunia

nik 77 slot

what is a unit in betting

paito berlin

KODOMO99

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas