Menggerakkan Jam Meleleh

night casino

football free bet no deposit

qq slot terbaru september 2019

semutwin slot

Menggerakkan Jam Meleleh

Edisi: 31/34, Tanggal: 2005-10-02, Halaman: 96, Rubrik: FL, Penulis: Fadjri, Raihul

BAGAIMANA jika dua ayam jago dalam karya lukis maestro Affandi, Sabung Ayam (1961), bergerak melesat dengan sayap merentang, saling tubruk dan saling patuk? Penonton akan melihat salah satunya terkulai berlumuran darah dalam garis-garis ekspresif dengan teknik plototan khas Affandi. Tapi, kisah pertarungan ayam jago Affandi itu hanya tinggal di atas kanvas, dan penonton dipersilakan membangun sendiri imajinasi visualnya tentang akhir pertarungan itu.

Jika Affandi masih hidup (meninggal pada 1990), mungkin dia akan tergoda melanjutkan kisah di arena sabung ayam itu, sebagaimana yang dilakukan perupa Hanura Hosea, 39 tahun. Perupa asal Wates, Kulonprogo, Yogyakarta, ini menjadikan karya lukisnya bergerak dari satu adegan cerita ke adegan lain dalam bentuk karya animasi. "Cerita dalam karya dua dimensi (lukisan) saya menjadi lebih hidup," katanya. Hanura memamerkan enam karyanya bertarikh 2002-2005 di Jakarta pada 8 September, Yogyakarta 11 September, Malang 14 September, dan Bandung 1 Oktober.

Lewat rekaman dalam cakram DVD yang masing-masing berdurasi 5 menit, Hanura menggerakkan sosok-sosok bertubuh tambun dalam karya drawing hasil coretan pensil hitam-putih atau pastel berwarna di atas...

erek sabung ayam

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

the borgata casino

casino interlaken

poin123 slot

boya bet

Berita Piala Dunia

jebol slot

188 bet login

bet kayu butterfly

slot demo 777

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas