Daftar Isi
Daftar Isi
- Halaman Judul - i
- Halaman Pengesahan - ii
- Pernyataan Bebas Plagiasi - iii
- Kata Pengantar - iv
- Daftar Tabel - viii
- Daftar Gambar - x
- Daftar Lampiran - xi
- Daftar Istilah - xii
- Intisari - xiii
- Abstract - xiv
- BAB I. PENDAHULUAN - 1
- 1.1 Latar Belakang - 1
- 1.2 Rumusan Masalah Penelitian - 10
- 1.3 Pertanyaan Penelitian - 15
- 1.4 Tujuan Penelitian - 15
- 1.5 Kontribusi Penelitian - 16
- 1.6 Sistematika Penulisan - 17
- BAB II. TINJAUAN LITERATUR - 19
- 2.1 Teori Ketergantungan Sumber Daya dalam Implementasi Kebijakan - 19
- 2.2 Utilitas Kolektif sebagai Basis Penilaian Legitimasi Kebijakan - 24
- 2.3 Bauran Kebijakan Inovasi - 31
- 2.3.1 Re-konseptualisasi bauran kebijakan inovasi - 31
- 2.3.2 Perkembangan konseptualisasi BKI dalam literatur - 33
- 2.3.3 Rerangka analisis bauran kebijakan inovasi - 38
- 2.3.4 Aspek budaya dalam pencapaian tujuan kolektif - 48
- 2.4 Spesifikasi Bauran Kebijakan Inovasi - 53
- 2.5 Pengembangan Pengukuran BKI Persepsian pada Konteks Pemerintahan Daerah di Indonesia - 56
- 2.5.1 Hubungan ketergantungan OPD dalam sistem pemerintahan multi-level di Indonesia - 56
- 2.5.2 Konsistensi tujuan untuk penilaian legitimasi substantif - 62
- 2.5.3 Koherensi proses untuk penilaian legitimasi prosedural - 65
- 2.5.4 Politik positif dan urgensi untuk penilaian legitimasi kelayakan politis - 68
- 2.5.5 Kelengkapan pengambilan keputusan untuk penilaian legitimasi kelayakan administratif - 73
- 2.5.6 Hasil identifikasi dimensi dan indikator BKI persepsian - 76
- BAB III. METODOLOGI PENELITIAN - 79
- 3.1 Paradigma Penelitian - 79
- 3.2 Rancangan Penelitian - 81
- 3.3 Tahap I: Pendefinisian Konstruk - 85
- 3.4 Tahap II: Pengembangan Kuesioner - 87
- 3.4.1 Eksplorasi dengan pendekatan deduktif - 92
- 3.4.2 Eksplorasi dengan pendekatan induktif - 97
- 3.5 Tahap III: Validitas Isi - 103
- 3.5.1 Prosedur penilaian - 103
- 3.5.2 Kriteria dan jumlah penilai - 104
- 3.5.3 Analisis persetujuan antar-penilai - 105
- 3.6 Tahap IV: Perancangan Administrasi Kuesioner - 106
- 3.6.1 Penetapan format kuesioner - 106
- 3.6.2 Penentuan ukuran sampel - 107
- 3.6.3 Pemilihan sampel - 108
- 3.6.4 Pengumpulan data - 109
- 3.7 Tahap V: Analisis Faktor Eksploratori - 111
- 3.7.1 Metode ekstraksi dan rotasi - 111
- 3.7.2 Uji kelayakan analisis faktor - 113
- 3.7.3 Penentuan jumlah faktor - 114
- 3.7.4 Analisis faktor hierarkis - 115
- 3.7.5 Analisis bi-faktor (Schmid-Leiman Solution) - 116
- BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN - 119
- 4.1 Hasil Tahap II: Pengembangan Pengukuran BKI - 119
- 4.1.1 Wawancara semi-terstruktur dengan ASN di OPD - 119
- 4.1.2 Wawancara semi-terstruktur dengan ahli - 123
- 4.1.3 Mitigasi bias kualitatif - 128
- 4.2 Hasil Tahap III: Validitas Isi - 129
- 4.3 Hasil Tahap IV: Administrasi Kuesioner - 132
- 4.4 Hasil Tahap V: Analisis Faktor Eksploratori - 133
- 4.4.1 Data deskriptif - 133
- 4.4.2 Analisis awal - 134
- 4.4.3 Analisis faktor hierarkis eksploratori - 136
- 4.4.4 Analisis bi-faktor eksploratori dalam Schmid-Leiman Solution - 138
- 4.4.5 Perbandingan eliminasi butir kuesioner berbasiskan analisis faktor hierarkis dan bi-faktor eksploratori - 141
- 4.5 Pembahasan - 143
- 4.5.1 Konsistensi Tujuan Inovasi (KTI) - 144
- 4.5.2 Perilaku Politis Positif (PPP) - 146
- 4.5.3 Integrasi Antar-OPD (IAO) - 149
- 4.5.4 Urgensi Aktor Politis (UAP) - 152
- 4.5.5 Kelengkapan Pembuatan Keputusan (KPK) - 154
- 4.5.6 Bauran Kebijakan Inovasi (BKI) sebagai ukuran multidimensi - 156
- 4.1 Hasil Tahap II: Pengembangan Pengukuran BKI - 119
- BAB V. SIMPULAN - 161
- 5.1 Simpulan - 161
- 5.2 Keterbatasan - 162
- 5.3 Implikasi - 162
- Daftar Pustaka - 168
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]