Digait Disnaker Kota Jayapura, PT. Soney Raya Kembali Jaring 88 Peserta Didik Satuan Pengamanan
Digait Disnaker Kota Jayapura, PT. Soney Raya Kembali Jaring 88 Peserta Didik Satuan Pengamanan
Jalur Khusus OAP 63 peserta dan Mandiri 25 peserta melalui PT. Soney Raya, yang berlangsung pada Balai Koperasi Perindagkop Papua, Angkasapura Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura, selama 14 hari yang melibatkan Binmas Polda Papua selaku Instruktur/Pendidik.
JAYAPURA - Pelaksanaan Pendidikan Dasar (Diksar) Kualifikasi Gada Pratama yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, dimana paduan antara Jalur Khusus OAP 63 peserta dan Mandiri 25 peserta melalui PT. Soney Raya, yang berlangsung pada Balai Koperasi Perindagkop Papua, Angkasapura Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura, selama 14 hari yang melibatkan Binmas Polda Papua selaku Instruktur/Pendidik.
"Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan oleh Pemerintah Kota Jayapura, kembali mempercayakan kami melalui Program Pendidikan Dasar Satpam Khusus Orang Asli Papua, juga kepada Binmas Polda Papua yang bisa berkolaborasi sehingga kegiatan pembukaan ini dapat terlaksana," ucap Grace Numberi Samber, Direktur PT. Soney Raya, Kamis (23/4/2026).
Pendidikan Dasar ini merupakan komitmen PT. Soney Raya, salah satu Perusahaan Orang Asli Papua yang bergerak dalam Bidang Jasa (jasa pengamanan dan jasa kebersihan) guna menjaring para pencari kerja khusus Orang Asli Papua, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Jayapura.
"Berkaitan dengan hal ini, sudah menjadi amanah dari Almarhuma mama kami, yang sedianya kita dapat mengutamakan kesejahteraan sumber daya manusia dalam mekanisme perusahaan terlebih sesama orang asli Papua, mengikuti apa yang sudah menjadi aturan Pemerintah serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," tegas Grace.
Grace menambahkan, pelaksanaan pendidikan ini peserta dapat menunjukkan kedisiplinan fisik dan mental yang prima. Ikuti seluruh materi dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Kompetensi yang meliputi penyerapan ilmu, baik dari segi pengetahuan/aturan hukum maupun keterampilan (beladiri, baris-berbaris, penanganan perkara, penggunaan alat pengamanan). Profesionalisme, yang mana tanamkan rasa bangga, jujur, dan dedikasi. Pelatihan ini sebagai ajang untuk membentuk karakter yang tanggap, tegas, dan humanis.
"Harapan dan pesan kami selaku penyedia jasa pengamanan, bekal yang sudah didapat nantinya bisa menjadi satpam yang berkualitas dan mampu menjalankan tugas pokok pengamanan dengan efektif serta menjadi satpam Papua yang mampu bersaing dan dibanggakan," tutup Grace.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]