Sabung Ayam di Kotamadya Yogyakarta 1970-1980an
crazy time casino app download
slot gacor hari ini server luar
Daftar Isi
- Halaman Sampul Depan
- Halaman Sampul Dalam
- Halaman Sampul Dalam (Bahasa Inggris)
- Halaman Judul
- Halaman Pengesahan
- Halaman Pernyataan
- Halaman Persembahan
- Halaman Moto
- Kata Pengantar
- Daftar Isi
- Daftar Singkatan dan Istilah
- Intisari
- Abstrak
Bab I Pendahuluan
- 1.1 Latar Belakang
- 1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup
- 1.3 Tujuan Penelitian
- 1.4 Tinjauan Pustaka
- 1.5 Metode dan Sumber
- 1.6 Sistematika Penulisan
Bab II Budaya Sabung Ayam dalam Masyarakat Jawa hingga Tahun 1970an: Wujud, Kedudukan, dan Karya Sastra
- 2.1 Sabung Ayam dalam 3 Wujud Kebudayaan
- 2.2 Sabung Ayam sebagai Hiburan Priyayi dan Petani
- 2.3 Sabung Ayam dalam Cerita Rakyat
- 2.3.1 Pranacitra dan Rara Mendut
- 2.3.2 Kamandaka dalam Babad Pasir
- 2.3.3 Ciung Wanara
- 2.4 Kitab Primbon Betaljemur Adammakna
- 2.5 Serat Adu Jago
Bab III Praktik Sabung Ayam di Kotamadya Yogyakarta, periode 1970 – 1980an
- 3.1 Sabung Ayam dalam Tempat dan Fungsinya
- 3.2 “Aturan Main”
- 3.3 Proses Menyabung
- 3.4 Pelaku Sabung Ayam
- 3.5 Ayam Sabung
Bab IV Judi Sabung Ayam dalam Periode Pembatasan dan Pelarangan
- 4.1 Paradigma Umum Judi
- 4.1.1 Judi Menurut Masyarakat Jawa
- 4.1.2 Judi Menurut Hukum Formal
- 4.2 Arena Perjudian Sabung Ayam dalam Diksi Legal dan Ilegal
- 4.2.1 Kalangan Judi Sabung Ayam di Komplek Taman Hiburan Rakyat
- 4.2.2 Kalangan Judi Sabung Ayam di Nitikan
- 4.3 Judi Sabung Ayam dalam Perubahan Orientasi
Bab V Kesimpulan
- Kesimpulan
- Daftar Pustaka
- Lampiran
Daftar Istilah dan Singkatan
- Adu
- Pertarungan dua ekor ayam jantan yang dilakukan dengan sengaja, disertai dengan taruhan hingga salah satu ayam tersebut dinyatakan menang dalam batas waktu tertentu
- Abar
- Pertarungan dua ekor ayam yang dilakukan dengan sengaja tanpa harus ada pemenang
- Kalangan
- Tempat menyabung ayam. Kata kalangan berasal dari kata kalang yang memiliki arti memutar, mencakupan atau keliling dan diberi imbangan, sehingga yang dimaksud dengan kalangan adalah arena perjudian sabung ayam yang dikelilingi oleh penonton atau bangku penonton.
- Mbanyu
- Mbanyu berasal dari kata banyu dalam bahasa Jawa yang berarti air sehingga kata mbanyu dapat diartikan mengairi. Namun secara istilah kata mbanyu lebih cocok diartikan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai membasahi ayam daripada memandikan ayam. Alasannya adalah konteks memandikan dalam Bahasa Indonesia adalah membersihkan sementara dalam mbanyu memiliki arti lebih luas dari sekadar membersihkan, yaitu untuk memberikan efek segar dan menurunkan suhu tubuh ayam dengan cara dibasahi dengan air.
- Geber
- Arena sabung ayam atau pembatas tempat pertarungan ayam
- Kurungan
- Kurungan adalah salah satu bentuk kandang ayam yang umumnya berbentuk tabung dan terbuat dari bambu
- Kiso
- Wadah khusus untuk membawa ayam saat bepergian. Misalnya saat ayam hendak dibawa ke pasar atau saat ayam hendak dibawa ke kalangan.
- Katuranggan
- Ciri fisik tertentu yang terdapat pada seekor ayam. Ciri fisik tersebut dalam kepercayaan masyarakat Jawa dipercaya akan memiliki daya linuwih atau kelebihan tersendiri.
- Wiring
- Warna spesifik pada ayam jantan dengan bulu dasar berwarna hitam dan warna bulu rawisnya kuning, merah, jingga.
- Galih
- Warna spesifik pada kaki, mata, dan paruh ayam yang cenderung gelap atau hitam.
- Ules
- Rupa dan warna keseluruhan bulu ayam jantan berdasarkan kombinasi warna dasar bulu dan warna bulu rawis. Bulu rawis adalah bulu ayam yang berbentuk runcing-runci ng, biasanya terletak di leher dan di sepanjang punggung ayam jantan.
- Jalu / Taji
- Sebuah tulang keras yang tumbuh secara horizontal di atas jari belakang ayam, umumnya tumbuh pada ayam jantan tapi ada juga ayam betina yang memiliki jalu.
- Neptu
- Setiap hari memiliki nilainya masing-masing atau biasa disebut neptu, siklus pekan tujuh hari terdiri dari ahad 5 senen 4 selasa 3 rabo 7 kemis 8 jumat 6 setu 9, sementara siklus pekan lima hari adalah pahing 9 pon 7 wage 4 kliwon 8 legi 5.
- Asor
- Digunakan untuk menyebut ayam yang tidak dijagokan menang dalam sebuah persabungan.
- Unggul
- Digunakan untuk menyebut ayam yang dijagokan menang dalam sebuah persabungan.
- Pur
- Adalah sebuah kondisi dimana dalam sebuah adu ayam tidak ada pemenang hingga berakhirnya serangkaian waktu pertandingan.
- Bedu
- Sebutan bagi sebuah adu ayam yang dihentikan karena sebuah alasan yang disepakati oleh kedua belah pihak, umumnya alasannya berupa karena hujan, matahari tenggelam sehingga gelap, atau juga karena terjadi penggerebekan oleh polisi
- Suro
- Sebutan lain bagi seekor ayam yang memiliki katuranggan. Seekor ayam yang memiliki katuranggan sering juga disebut sebagai ayam suro. Dalam kalender Jawa, Suro adalah bulan pertama yang dianggap lebih suci dan sakral dari bulan-bulan lainnya.
- Deep Play
- Adalah konsep yang digunakan Clifford Geertz untuk mengurai kedudukan sabung ayam di Bali. Dalam konsep itu dijelaskan bahwa sabung ayam di Bali sudah mendarah daging
- Wido
- Warna spesifik dari seekor jantan dengan warna bulu dasar hitam dan warna bulu rawis putih atau keputih-putihan, putih tulang, putih kehijauan.
- Apit
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 2
- Pertelu
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 3
- Perpapat
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 4
- Perliman
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 5
- Nyepuluh
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 10
- Nyatus
- Sebutan untuk perbandingan taruhan yang berarti 1 banding 100
- Botoh
- Botoh adalah sebutan bagi orang yang paham dengan ayam sabung dan sabung ayam dan menjadi identik dengan sebuah perjudian sabung ayam, perannya adalah sebagai pawang dan dokter bagi si ayam
- Kerkop / Kerkhof
- Komplek makam orang-orang Belanda, dalam bahasa Belanda kerkhof berarti makam/kuburan/batu nisan
- Pedot
- Istilah yang digunakan untuk menyebut ayam yang kalah dengan melarikan diri atau jatuh mental dalam sebuah sabung ayam
- KUHP
- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
- THR
- Taman Hiburan Rakyat
- Aben
- Kata dalam bahasa Jawa yang berarti adu
- Pacek
- Ayam jantan/jago yang digunakan sebagai indukan
- Saweg / Sawung
- Kata dalam bahasa Jawa yang berarti ayam
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]