Kabel Coaxial, Pengertian, Jenis dan Fungsinya

MINITOTO

SIMBA4D

22 bet

pots of gold casino

Pengertian Kabel Coaxial

Kabel coaxial adalah BNC yaitu singkatan dari Bayonet Naur Connector atau dengan sebutan yang lebih umum, yakni COAX. Ia merupakan sebuah kabel listrik dengan konduktor tembaga dan pelindung isolator di sekitarnya.

Kabel coaxial pada dasarnya menggunakan dua buah konduktor supaya dapat bekerja dengan efektif. Dengan pusat kabel yang berupa inti kawat padat dan dilingkupi dengan sekat, yang kemudian dililit lagi dengan menggunakan kawat berselaput konduktor. Pembuatan kabel coaxial dengan tembaga membuat kabel ini menjadi opsi yang lebih murah dibandingkan kabel lainnya, seperti fiber optic. Hal tersebut juga berlaku pada biaya pemasangan dan perawatannya.

Kabel coaxial ditemukan pada tahun 1880 oleh Oliver Heaviside, seorang insinyur dan matematikawan Inggris. Namun, penggunaan kabel coaxial secara besar-besaran baru dimulai pada tahun 1940, saat kabel ini digunakan untuk melakukan transmisi data lintas benua oleh perusahaan AT&T.

Fungsi Kabel Coaxial

Selain menjadi media untuk menghubungkan antara satu perangkat ke perangkat lainnya, kabel coaxial juga memiliki beberapa fungsi lainnya, sebagai berikut:

  • Sebagai media yang mampu memblokir risiko terjadi gangguan sinyal.
  • Sebagai pembagi sinyal dengan frekuensi tinggi.

Jenis-Jenis Kabel Coaxial

1. Triaxial Cable

Jenis kabel ini merupakan salah satu jenis kabel coaxial yang memiliki ketahanan lebih besar dibandingkan dengan jenis kabel coaxial lainnya, terutama dalam menjaga perangkat agar tidak terjadi gangguan dari faktor eksternal. Hal ini karena jenis kabel ini memiliki lapisan isolator yang besar. Konduktor tambahan dan bandwidth yang terpasang umumnya juga memiliki kapasitas yang lebih besar.

2. Hard Line Coaxial

Jenis kabel coaxial ini sangat bergantung pada tabung tembaga bundar dan juga kombinasi logam yang berfungsi sebagai pelindung. Contohnya terdapat pada material seperti aluminium atau tembaga. Jenis kabel ini umumnya digunakan untuk menghubungkan sebuah pemancar ke antena.

3. Rigid Line Coaxial

Jenis kabel coaxial ini menggunakan dua tabung tembaga yang digunakan sebagai pipa. Kabel ini tidak bisa ditekuk dan secara fisik berbentuk sangat kaku. Jadi bukan hal yang heran apabila kabel ini tidak bisa digulung seperti jenis kabel lainnya. Penggunaannya umumnya sebagai media transmisi radio frekuensi, dengan implementasi lebih pada pemakaian dalam ruangan.

4. Radiating Cable

Jenis kabel coaxial ini mirip dengan hard line coaxial, perbedaannya terletak pada slot khusus yang diatur supaya sesuai dengan panjang gelombang tempat kabel akan digunakan. Jenis kabel ini biasanya digunakan sebagai radiating yang sering ditemui pada lift, terowongan bawah tanah, dan peralatan militer.

Ciri-Ciri Kabel Coaxial

Untuk membedakan dengan media transmisi lainnya, kabel coaxial memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya:

  • Lapisan Plastik (dielectric insulator): berguna untuk memisahkan antara kabel tembaga serta lapisan metal yang menyelubungi.
  • Lapisan Metal (metallic shield): berguna untuk melindungi dari gangguan eksternal seperti interferensi elektromagnetik dari sekeliling kabel.
  • Lapisan Plastik (plastic jacket): lapisan terluar kabel coaxial yang berguna untuk melindungi bagian luar kabel.
  • Kabel Tembaga (centre core): terletak di bagian tengah, berguna sebagai media konduktor listrik.
koin333

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

slot kosong

playtopia arcade medan

casino online deposito paypal

la liga betting odds

Berita Piala Dunia

best football betting tips

vega168 slot

tektok77 slot login

download game slot scr888

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas