Apakah Slot MPL Bisa Dijual, Penjelasan Ko Lius Bikin Terang-Benderang
film comic 8 casino king part 1
Penjelasan Ko Lius tentang Penjualan Slot MPL
Di penghujung musim regional MPL ID Season 9, publik MLBB Indonesia dihebohkan dengan isu soal slot MPL. Wacana ini mengemuka setelah RRQ Xinn menyebut kemungkinan Geek Fam tidak akan tampil di musim depan dan slot MPL milik mereka bakal dijual.
Celotehan tersebut sontak membuat heboh. Pertama, terkait tim Geek Fam, karena sejauh ini memang belum ada informasi dari organisasi soal rencana mereka di musim depan. Kedua, seputar slot MPL, apakah benar kepemilikannya bisa berpindah dengan dijual? Apakah tim MPL ID boleh menjual slot, bagaimana dan apa yang akan terjadi selanjutnya?
Isu soal slot MPL ini sampai ke telinga Lius Andre. Eks Country Manager Moonton untuk Indonesia itu memberi tanggapan dan membedah soal slot MPL.
Dalam perjalanan sebagai scene kompetitif esports, Moonton mengubah MPL menjadi franchise league di Indonesia pada Season 4. Sejak perubahan ini, slot liga pro MLBB tertinggi secara domestik ini hanya diisi delapan tim. Meski di musim-musim berikutnya mulai muncul wacana penambahan slot tim MPL, namun kuota delapan tim tetap bertahan hingga kini.
Ko Lius menjelaskan kalau setiap tim diperbolehkan untuk menjual slot franchise yang dimiliki. Dengan lugas, Ko Lius menyatakan "Bisa."
“Apakah slot MPL bisa dijual? Bisa, setiap tim franchise MPL bisa menjual slot MPL setelah empat musim atau dua tahun,” ujar Ko Lius di akun TikTok miliknya.
Selanjutnya Ko Lius membedah mengapa sebuah tim melepas slot MPL. Menurutnya, MPL sebagai franchise adalah pure business, artinya setiap tim (owner) juga mempertimbangkan keuntungan, baik dari segi revenue maupun exposure. Jika dianggap sudah tidak ada untung atau merugi, tim tersebut mungkin bisa saja melepas slot MPL.
Dalam kesempatan lain, Lius Andre juga mengulas sedikit kondisi Geek Fam di musim ini. Menurutnya ada banyak faktor yang menyebabkan performa sebuah tim, bisa mulai dari organisasi, pemain dan pelatih.
“Jadi, ada beberapa tahap yang harus dilalui yaitu tahap pertama valuasi untuk mengetahui berapa harga slot dari timnya jika ingin menjual ke tim lainnya. Lalu yang kedua, ia harus mencari pembeli. Untuk yang ketiga, jika sudah sepakat dengan satu tim maka dia harus menandatangani kontrak dan melalui proses yang cukup panjang dan semuanya harus dilakukan saat MPL sedang off season atau sedang tidak berjalan,” tambahnya.
Menariknya, Ko Lius lanjut menyebut salah satu organisasi esports yang berpotensi untuk membeli slot Geek Fam.
“Kalo menurut Ko Lius, mungkin Geng Kapak (GPX) kali ya, karena memang saat ini tim yang niat banget atau yang terlihat ingin masuk ke MPL ya tim tersebut sendiri,” lanjut Lius.
Menariknya, beberapa waktu lalu Dewa United juga disebut-sebut mengincar slot MPL. Terlepas dari ngebetnya Donkey, Oura dan Marsha sebagai pentolan Geng Kapak yang ingin timnya tampil di MPL, Ko Lius tidak spill bagaimana dengan niat Dewa United. Jadi, menarik dinanti, jika Geek Fam benar-benar melepas slot MPL, siapa tim baru yang akan menggantikannya?
Platform Lainnya
which slot machines pay the best
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]