TIM VITALITY RAIH GANDA GRAND SLAM ESL BERSEDARAH
TIM VITALITY RAIH GANDA GRAND SLAM ESL BERSEDARAH
19 April 2026
Malam ini, Team Vitality meraih kemenangan besar lainnya dengan merebut gelar keempat musim 2026, setelah penampilan gemilang mengalahkan Team Spirit (3-0) di Grand Final IEM Rio. Kemenangan gemilang ini menandai titik balik bersejarah: tim ini menjadi roster pertama dalam sejarah Counter-Strike yang memenangkan dua ESL Grand Slam berturut-turut.
Setelah serangkaian kemenangan di kompetisi ESL di IEM Dallas 2025, ESL Pro League 2025, dan IEM Kraków (2026), keberhasilan di Rio ini melengkapi upaya meraih keunggulan yang dimulai beberapa bulan lalu. Kemenangan ini adalah langkah terakhir menuju Grand Slam, yang disertai hadiah tambahan sebesar $1.000.000.
Dengan trofi baru ini, Team Vitality terus menuliskan legendanya di Counter-Strike dengan kecepatan yang luar biasa.
TURNAMEN YANG (HAMPIR) SEMPURNA!
IEM Rio mempertemukan 16 tim terbaik di dunia di hadapan penonton Brasil yang penuh semangat dan antusias. Dalam konteks intensitas tinggi ini, Team Vitality kembali datang sebagai favorit, dengan tujuan utama: memenangkan Grand Slam.
Sejak pertandingan pertama melawan RED Canids, roster elite yang terdiri dari Dan "apEX" Madesclaire, Mathieu "ZywOo" Herbaut, Robin "ropz" Kool, William "mezii" Merriman, dan Shahar "flameZ" Shushan memulai kampanye dengan sempurna, memperpanjang rekor luar biasa 24 pertandingan berturut-turut tanpa kehilangan satu peta pun. G2 mengakhiri dinamika ini dengan menang 2-1 melawan calon pemenang Grand Slam. Di perempat final, Team Vitality mengalahkan NAVI dengan meyakinkan (2-0), sebelum memastikan tempat di semifinal melawan FURIA dengan skor yang sama (2-0).
Di Grand Final, Team Vitality bertemu Team Spirit untuk pertarungan terkendali dari awal hingga akhir, berakhir dengan skor telak 3-0, yang menandakan Grand Slam ESL kedua.
Setia dengan standar keunggulannya, ZywOo kembali bersinar di Rio, meraih gelar MVP berkat konsistensi dan dampaknya di momen-momen krusial.
TIM VITALITY MENDOMINASI DAN MENCAPAI PRESTASI
Dengan kemenangan di IEM Rio, Team Vitality semakin mengukir namanya dalam sejarah sebagai organisasi pertama yang memenangkan dua ESL Grand Slam, dan secara berturut-turut. Performa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menggambarkan dominasi tim selama dua tahun terakhir dan menetapkan roster ini sebagai tolok ukur yang tak terbantahkan di era CS2.
Secara individu, ropz juga mencapai pencapaian bersejarah dengan menjadi pemain pertama yang memenangkan tiga ESL Grand Slam, setelah kemenangan pertama bersama FaZe Clan di Musim 4. Setelah dinobatkan sebagai tim terbaik tahun 2025 dalam peringkat HLTV 2025, misi sekarang adalah menjadi yang terbaik sepanjang masa.
"Pada tahun 2026, kami terus beroperasi dengan standar tinggi yang sama yang ditetapkan pada tahun 2025, merangkai kemenangan. Dalam turnamen ini, saya merasakan tim yang menikmati dirinya sendiri dan bermain dengan ambisi tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk membuat sejarah dengan menjadi satu-satunya organisasi yang memenangkan dua ESL Grand Slam. Penting untuk diingat bahwa hanya lima tim dalam sejarah yang pernah berhasil memenangkan satu pun, yang semakin menonjolkan signifikansi performa ini," jelas Fabien Devide, Presiden Team Vitality. "Ini adalah momen penting dalam sejarah para pemain luar biasa ini dan warisan klub. Mereka membuat Team Vitality tidak hanya menjadi klub CS terbaik di dunia, tetapi mungkin salah satu yang terbesar sepanjang masa. Kami menjalani momen luar biasa. Kami harus tetap rendah hati dan terus menikmatinya."
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]