ANALISIS KOMPETISI MAKANAN ANTARA IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus), IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) DAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI PERAIRAN WADUK WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO

baseball sports betting

casino resort

slot gacor hari ini maxwin

tesla slot

ANALISIS KOMPETISI MAKANAN ANTARA IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus), IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) DAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI PERAIRAN WADUK WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO

Abstrak

Ikan tawes (_B. gonionotus_), ikan mujair (_O. mossambicus_) dan ikan nila (_O. niloticus_) merupakan jenis ikan yang terdapat di perairan Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Waduk Wadaslintang juga memiliki KJA yang membudidayakan jenis ikan nila (_O. niloticus_). Berdasarkan jenis ikan yang hidup di Waduk Wadaslintang, maka akan memiliki peluang kompetisi makanan terhadap sumberdaya makanan yang tersedia di perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan makanan ikan tawes, ikan mujair dan ikan nila sehingga dapat mengetahui kompetisi makanan yang terdapat di dalamnya, selain itu juga untuk mengetahui kelimpahan jenis plankton di perairan Waduk Wadaslintang. Penelitian dilakukan bulan Mei 2017 di kawasan perairan Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Jumlah sampel ikan yang diperoleh 41 ekor. Kelimpahan jenis plankton yang terdapat di perairan Waduk Wadaslintang berkisar antara 424-8376 ind/l dengan jenis fitoplankton yang berasal dari kelas _Bacillariophyceae_, _Chlorophyceae_, _Cyanophyceae_, _Xantophyceae_ dan _Zygnematophyceae_. Hasil dari perhitungan _Index of Preponderance_, ikan tawes, ikan mujair dan ikan nila (non KJA) memanfaatkan kelas _Bacillariophyceae_ sebagai makanan utamanya, sedangkan ikan nila (KJA) memanfaatkan pakan buatan yang diduga pelet sebagai makanan utamanya dan kelas _Bacillariophyceae_ sebagai makanan pelengkapnya. Berdasarkan hasil perhitungan tumpang tindih dan luas relung, diketahui beberapa kelompok yang memiliki peluang kompetisi makanan. Kelompok I adalah ikan tawes yang bersifat selektif sehingga tidak memiliki peluang kompetisi makanan, kelompok II adalah ikan mujair dan ikan nila (non KJA) yang memiliki peluang kompetisi tertinggi.

Kata Kunci

  • Kompetisi Makanan
  • Kelimpahan Plankton
  • Waduk Wadaslintang
nagaemas

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

royal 777 slot

indopedia slot

tp casino

fox's u bet chocolate syrup

Berita Piala Dunia

fold bet

sportbet casino

ball nose slot drill

RANS88

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas