Terjemah Alfiyah ibnu Malik (Ilmu Nahwu dan Sharaf)
Terjemah Alfiyah ibnu Malik (Ilmu Nahwu dan Sharaf)
Nama Kitab
Terjemah Alfiyah ibnu Malik. Judul asal: Alfiyah ibn Malik atau Al-Khulasa al-Alfiyya (الخلاصة). Ejaan lain: Alfiyah Ibnu Malik fi an-Nahwi wa ash-Sharfi.
Pengarang
Ibnu Malik (Muhammad bin Abdullah bin Malik al-Tha'i al-Jiyani). Lahir tahun 600 H di Jaén, Spanyol, wafat tahun 672 H / 22 Februari 1274 M di Damaskus.
Bidang Studi
Gramatika tata bahasa Arab / Ilmu Nahwu dan Sharaf (Shorof).
Biografi Pengarang Alfiyah Ibnu Malik
Imam Ibnu Malik adalah pengarang nadzam Alfiyah Ibnu Malik yang terkenal di kalangan pondok pesantren. Nama lengkap beliau adalah Syekh Abu Abdillah Muhammad Jamaluddin bin Abdullah bin Malik al-Andalusi. Beliau lahir pada tahun 600 Hijriyah di kota Jayyan, salah satu kota di Andalusia tengah. Beliau memulai pembelajaran dengan menghafalkan Al-Qur'an 30 juz, kemudian mempelajari bacaan Al-Qur'an dan ilmu nahwu serta bahasa. Imam Ibnu Malik belajar bahasa Arab dan qira'ah dari Tsabit bin Khiyar dan Abi Ali Asy-Syalubin. Pada tahun 649 Hijriyah, beliau hijrah ke Damaskus dan mendalami ilmu nahwu dan sharaf.
Guru-Guru Imam Ibnu Malik
- Tsabit Ibnu Khiyar (Spanyol)
- Abi Ali Asy-Syalubin (Spanyol)
- Syekh Sakhowi (Damaskus)
Murid-Murid Ibnu Malik
- Badruddin (putranya), yang dikenal dengan sebutan Ibnu Nadzim, mensyarahi nadzam Alfiyah Ibnu Malik.
- Al-Qodi Syarofuddin Abi al-Qosim Hibbatulloh bin Najmuddin al-Jahni (Ibnu al-Barizi).
- Ahmad bin Sulaiman bin Abi al-Khasan.
Karya Tulis Ibnu Malik
- Kitab al-Kafiyah Asy-Syafiyah berupa nadzam 3000 bait tentang nahwu dan sharaf.
- Kitab al-Wafiyah fi Syarhi al-Kafiyati Asy-Syafiyah (syarah dari al-Kafiyah).
- Nadzam 1000 bait bernama al-Khulashoh atau Alfiyah Ibnu Malik.
- Kitab At-Tasyghil yang memuat 80 bab dan lebih dari 200 fasal tentang masalah nahwu dan sharaf.
Beliau wafat di Damaskus tahun 672 H dan dimakamkan di pemakaman al-Qodhi 'Izzuddin bin as-Sho'igh.
Profil Kitab Alfiyah Ibnu Malik
Nadzam Alfiyah Ibnu Malik adalah nadzam yang menjelaskan kaidah-kaidah dan masalah-masalah ilmu nahwu dan sharaf. Kitab ini disebut al-Khulashah karena meringkas inti uraian dari al-Kafiyah, dan disebut alfiyah karena terdiri dari seribu bait (tepatnya 1002 bait). Terdiri dari 80 bab, dimulai dari bab kalam dan diakhiri dengan bab idghom. Bab terpendek dua bait (bab al-Ikhtishash) dan terpanjang bab Jama' Taksir sebanyak 40 bait. Metode kitab ini memberikan kemudahan dengan pengertian yang luas namun lafadz ringkas. Di Indonesia, kitab ini menjadi rujukan utama ilmu nahwu dan sharaf di pesantren. Kitab ini memakai bahar rajaz dan disusun untuk menghimpun permasalahan nahwu dan sharaf, menerangkan hal rumit dengan bahasa singkat, serta membangkitkan minat belajar.
Keistimewaan Nadzam Alfiyah Ibnu Malik
- Hanya 1002 bait yang mencakup seluruh kaidah nahwu dan sharaf.
- Semua bait menggunakan satu bahar, yaitu bahar rajaz dengan wazan: mustaf'ilun mustaf'ilun mustaf'ilun (diulang dua kali).
- Banyak bait yang sudah berupa kaidah sekaligus contoh, seperti dalam bab Mubtada' yang memberi contoh "asara dzan" (tawanan dua orang).
- Mengandung unsur sastra selain ilmu nahwu dan sharaf.
- Menghafalnya dalam waktu singkat (seperti satu bulan) membuat seseorang alim di masa depan.
- Dapat dijadikan jawaban atas permasalahan hidup, misalnya dalam kasus dua shalat Jumat dalam satu desa: tidak boleh terpisah jika masih memungkinkan berkumpul.
Daftar Isi Alfiyah Ibnu Malik
- Muqaddimah
- Bab Kalam dan Susunannya
- Bab Mu’rab dan Mabni
- Bab Nakirah dan Ma’rifat
- Bab Isim Alam
- Bab Isim Isyaroh
- Bab Isim Maushul
- Bab Ma’rifat dengan Alat Ta’rif
- Bab Ibtidak (Mubtadak dan Khabar)
- Bab Kana dan Saudara-saudaranya
- Bab Maa, Laa, Laata, dan In yang beramal Laisa
- Bab Af’aalul Muqorabah
- Bab Inna dan Saudara-saudaranya
- Bab Laa Nafi Jenis
- Bab Zhonna dan Saudara-saudaranya
- Bab A’lama dan Ara
- Bab Fa’il (Subyek) dan Maf'ul (Obyek)
- Bab Naibul Fa’il
- Bab Istighol
- Bab Fi’il Muta’adi dan Fi’il Lazim
- Bab Tanaazu’ Dalam Amal
- Bab Maf’ul Muthlaq
- Bab Maf’ul Lah
- Bab Maf’ul Fih-Zhorof
- Bab Maf’ul Ma’ah
- Bab Istitsna’
- Bab Haal (Kate keterangan keadaan)
- Bab Tamyiz
- Bab Huruf Jar
- Bab Idhofah
- Bab Mudhof kepada Ya’ Mutakallim
- Bab Amal Mashdar
- Bab Amal Isim Fa’il
- Bab Bina (Bentuk) Mashdar
- Bab Bentuk Isim Fa’il, Isim Maf’ul dan Sifat Musyabbahah
- Bab Sifat yang diserupakan dengan Isim Fa’il (Sifat Musyabbahah)
- Bab Takjub (Ekspresi Kekaguman)
- Bab Kata Komparatif dan Superlatif (Af'al al-Tafdil)
- Bab Na'at (Kata Sifat)
- Bab Taukid (Kata Penekanan)
- Bab Ataf
- Bab Ataf Bayan
- Bab Ataf Nasaq
- Bab Badal
- Bab Nida’
- Bab Fasal Tabi’ Munada
- Bab Munada Mudhof pada Ya’ Mutakallim
- Bab Isim-Isim yang hanya berlaku pada Nida’
- Bab Istighotsah
- Bab Nudbah
- Bab Tarkhim
- Bab Ikhtishosh
- Bab Tahdzir dan Ighro’
- Bab Isim Fi’il dan Isim Ashwat
- Bab Nun Taukid
- Bab Isim yang tidak Munshorif
- Bab I’rab Fi’il
- Bab ‘Amil Jazm
- Bab Fashl Law (لو)
- Bab Amma, Laula dan Lauma
- Bab Khabar dari Alladzi dan Alif Lam
- Bab Hitungan (al-adad)
- Bab Kam, Ka’ayyin dan Kadza
- Bab Hikayat
- Bab Ta’nits
- Bab Maqshur dan Mamdud
- Bab Cara Mentasniyah dan Menjama’kan Isim Maqshur dan Mamdud
- Bab Jama’ Taksir
- Bab Tashghir
- Bab Nasab
- Bab Waqaf
- Bab Imalah
- Bab Tashrif
- Bab Tambahan Hamzah Washal
- Bab Penggantian Huruf
- Bab Fashal Penggantian Wau dari Ya‘
- Bab Fashal Berkumpulnya Wau dan Ya’
- Bab Fashal Pemindahan Harakah pada Huruf Mati Sebelumnya
- Bab Fashal Penggantian Fa’ Ifti’ala pada Ta’
- Bab Fashal Membuang Fa’ Fi’il Amar dan Fi’il Mudhori’
- Bab Idgham dan Khatimah Nadzam
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]