Sering Dipakai untuk Deposit Judi Online, Begini Tanggapan DANA
Sering Dipakai untuk Deposit Judi Online, Begini Tanggapan DANA
JAKARTA - Platform dompet digital DANA menegaskan bahwa perseroan tidak menjalin kerja sama dengan situs perjudian daring mana pun untuk menampung deposit para pemain judi online. CEO & Co-Founder DANA Indonesia Vince Iswara mengatakan, situs judi online dengan sengaja mencatut logo Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) non-bank untuk meyakinkan masyarakat dan kemudahan pencairan keuntungan. Padahal, PJP non-bank, seperti DANA, tidak terafiliasi dengan situs judi online. Hal ini menurut Vince menyebabkan tercemarnya kepercayaan masyarakat terhadap industri tekfin yang tengah berkembang. "Sebagai penyedia sistem pembayaran, DANA menyediakan infrastruktur untuk mempermudah transaksi keuangan pengguna. Kami berkomitmen untuk mencegah penyalahgunaan transaksi dan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi, sesuai ketentuan yang berlaku," katanya melalui keterangan resmi.
Selain itu, Vince menegaskan pihaknya akan terus mendukung upaya pemberantasan judi online dan menjadi mitra swasta bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menjaga integritas ekosistem digital nasional. Dia juga memastikan operasional DANA senantiasa patuh pada peraturan perundang-undangan dan menerapkan prinsip tata kelola yang baik. "DANA akan terus mendukung penuh upaya Pemerintah dan otoritas dalam memberantas judi online, serta akan selalu aktif dalam pelaporannya," tegasnya.
Vince menambahkan DANA juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada melalui fitur-fitur yang dikembangkan. Masyarakat kini bisa melaporkan nomor, akun, hingga tautan mencurigakan yang mengatasnamakan DANA langsung melalui aplikasi.
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa kunci pemberantasan perjudian daring ada di sistem pembayaran.
"Sistem pembayaran kalau sudah tidak bisa digunakan, mau main pakai apa," ujarnya melalui keterangan resmi Kemenkominfo.
Menurut Budi Arie, sejauh ini langkah BI dan OJK dalam mendeteksi rekening dan akun yang digunakan untuk judi online terbilang cepat. Upaya tersebut dilakukan setelah penelusuran oleh PPATK.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]