Angkong Pentawin Optimalkan Transport Panen Sawit, Tahan Beban hingga 200 Kg
Angkong Pentawin Optimalkan Transport Panen Sawit, Tahan Beban hingga 200 Kg
Kebutuhan alat panen yang efisien dan tahan banting terus menjadi perhatian utama industri perkebunan kelapa sawit. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Paramita Duta Penta melalui merek dagangnya PENTAWIN konsisten menghadirkan produk angkong atau gerobak dorong yang dirancang khusus untuk menunjang aktivitas panen di perkebunan sawit.
PT Paramita Duta Penta didirikan pada 2019 dengan fokus utama pada distribusi alat panen dan teknologi pertanian, khususnya untuk mendukung operasional perkebunan kelapa sawit. Sejak awal berdiri, PDP memposisikan diri sebagai distributor yang didukung langsung oleh prinsipal atau produsen, sehingga mampu menawarkan harga yang kompetitif, kualitas terjamin, serta pengiriman yang andal.
“Kami mendistribusikan alat panen dan teknologi pertanian dengan merek PENTAWIN, yang memang dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perkebunan sawit,” ujar Jordan Canggayuda, Marketing PT Paramita Duta Penta.
Secara operasional, PDP berkantor pusat di Jakarta dengan jaringan cabang dan gudang di Palembang (Sumatera Selatan), Pekanbaru (Riau), dan Sampit (Kalimantan Tengah). Tak hanya menjangkau pasar domestik, PDP juga telah membangun jaringan distribusi hingga ke Liberia di Afrika.
Untuk menopang aktivitas panen sawit, PDP memasarkan empat varian utama Angkong Pentawin, yakni:
- Angkong roda besar bak besi (wheel 20 inci)
- Angkong roda kecil bak besi (standar)
- Angkong roda besar bak fiber (PVC tray, wheel 20 inci)
- Angkong roda standar bak fiber (PVC tray)
Seluruh varian angkong Pentawin dirancang menggunakan material berkualitas. Khusus angkong bak besi, produk ini menggunakan plat besi tebal dengan kapasitas angkut maksimal hingga 200 kilogram, sehingga mampu mengangkut hasil panen seperti tandan buah segar dengan aman.
“Angkong roda besar kami dapat digunakan untuk seluruh hasil perkebunan dan pertanian, termasuk TBS. Produk ini memang sejak awal kami khususkan untuk kebutuhan perkebunan kelapa sawit,” kata Jordan.
Salah satu nilai tambah utama Angkong Pentawin terletak pada kemampuannya beroperasi di berbagai kondisi lahan, termasuk lahan gambut yang umum dijumpai di sentra perkebunan sawit. Dengan desain roda besar, angkong menjadi lebih mudah bermanuver dan tidak mudah terperosok.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]