PENINGKATAN PENERAPAN GEOGRAFI PERTANIAN DENGAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L ) DI KENAGARIAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
PENINGKATAN PENERAPAN GEOGRAFI PERTANIAN DENGAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L ) DI KENAGARIAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
Penulis
Ratna Wilis, Jurusan Geografi UNP
Abstrak
Kakao atau yang juga dikenal sebagai cokelat banyak ditanam di sekitar pekarangan rumah. Harga produksi tanaman ini sangat baik di pasaran sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan. Akhir-akhir ini produksi tanaman kakao mengalami banyak kegagalan, terutama di Kenagarian Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Tingginya risiko kegagalan hasil panen kakao disebabkan oleh hama dan penyakit, antara lain: penggerek buah dan batang yang dapat menyebabkan buah membusuk dan menghitam. Selain itu, buah kakao juga diserang jamur yang menyebabkan buah membusuk total atau sebagian. Pengendalian secara kimia berdampak negatif terhadap lingkungan dan manusia serta ternak. Sementara penggunaan pestisida nabati tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan manusia dan hewan, karena pestisida ini mudah terurai secara hayati, larut dalam air, mudah tersedia, biaya lebih murah, dan dibuat sendiri. Maka pembuatan pestisida nabati dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk diterapkan pada produktivitas pertanian, khususnya pada tanaman kakao untuk meningkatkan kembali kesejahteraan petani.
Detail Artikel
Volume: Vol 2 No 2 (2013)
Section: Articles
Diterbitkan: 15 November 2013
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]