Mengenal Garaga
Mengenal Garaga
Ular king cobra sempat viral di YouTube dan media sosial pada tahun 2019 dan 2020. Siapa lagi kalau bukan Garaga, ular yang ditemukan Panji Petualang di daerah perbatasan Sumedang, Subang, dan Majalengka. Yuk, kenalan sama Garaga!
Ditemukan di pinggir sungai dekat kebun warga
Awalnya, Panji sedang menyusuri tepi sungai dekat perbatasan Sumedang, Subang, dan Majalengka. Biasanya area ini sering ditemukan ular-ular besar di pohon bambu. Sayangnya, daerah ini juga dekat dengan area pertanian warga. Setelah berjalan jauh, Panji dan tim akhirnya menemukan seekor king cobra berukuran 4β5 meter. Kebetulan, ular itu sedang berjemur di pematang sawah kering. Saking besarnya, ular ini sempat memberontak saat ditangkap. Akhirnya, Panji langsung membawanya ke saung dekat kebun.
Diselamatkan agar tidak menimbulkan korban jiwa
Ular jumbo ini ditemukan di perkebunan warga. Apalagi warga sering bolak-balik untuk memotong bambu atau mengambil hasil tani. Makanya Panji menyelamatkan ular ini agar tidak membahayakan petani sekitar.
Dijadikan maskot
Ular king cobra ini juga menjadi incaran utama Panji untuk dijadikan maskot. Pertemuan Panji dengannya menjadi keberuntungan tersendiri karena jarang ditemukan dan langka. Akhirnya, ular ini dinamai Garaga karena berjenis kelamin jantan. Panji sempat berkata saat menyiapkan bak mandi ular, βTapi sebetulnya Panji sudah menyiapkan nama untuk king cobra besar ini, teman-teman. Karena dia adalah jantan, karena kemarin kita tracing dan ternyata memang jantan. Panji kepikiran namanya adalah Garaga.β
Sempat karantina di kandang
Ular jumbo ini dirawat di kandang berukuran 3Γ2 meter di rumah karantina. Kandang ini dibiarkan gelap agar ular bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Dalam vlog Panji, dia sering membangun ikatan atau bonding dengan ular ini. Di alam liar, dirawat jadi kawan! Hampir satu tahun Garaga dirawat, badannya makin besar. Makanan utamanya 2β3 kg ular piton seminggu sekali. Selain itu, Garaga juga sering dimandikan dan Panji kadang membantu mengelupaskan kulit Garaga saat berganti kulit. Manis sekali!
Viral karena punya karakter sendiri
Beberapa bulan memelihara Garaga, Garaga mulai menunjukkan karakter dan sifat aslinya. Mulai dari tidak bisa ditebak, tidak mau diatur, sampai bersikap manis dan lucu saat bertemu perempuan dan galak saat bertemu pria. Garaga peka juga! Inilah yang membuat warganet penasaran terus dengan Garaga.
Akhirnya dilepas ke alam liar
Meskipun Garaga dan Panji sudah akrab dan bonding-nya kuat, Garaga tetaplah ular king cobra. Habitatnya di alam liar membuat kehidupan di sana semakin seimbang. Jika terlalu banyak interaksi dengan manusia, Garaga tidak akan kembali ke habitat aslinya? Panji juga banyak pertimbangan saat melepas Garaga. Salah satunya karena Garaga makin viral, takut orang-orang nanti malah terobsesi dan melakukan adegan berbahaya saat bertemu ular. Hutan yang menjadi tempat kembalinya Garaga sengaja dirahasiakan agar Garaga tidak diburu.
Tetap dimonitor
Umumnya, hewan buas yang dikarantina dan dirawat manusia sudah biasa dengan lingkungan itu. Tapi ketika dilepas ke alam liar, kadang ada yang tahan dan bisa beradaptasi, ada juga yang justru kalah sama kompetitor dan tidak bisa bertahan hidup. Itu juga berlaku untuk Garaga. Setelah dilepas, Garaga diawasi oleh Panji dan tim untuk memastikan dia tetap hidup dan sehat.
Dari Garaga, kita belajar banyak hal
Garaga memang hewan buas yang menjadi raja di alam liarnya. Sebagai predator sejati, Garaga harus dilestarikan agar keseimbangan alam tetap terjaga. Panji, tim, dan kita semua punya tugas untuk menjaga Garaga dan teman-temannya. Caranya?
- Menghormati hewan itu perlu, jangan sampai diperdagangkan dan mengambil keuntungan sendiri. Apalagi jika hewan langka.
- Melepas hewan buas menjaga keseimbangan alam dan hutan. Jika hutan sudah rusak, semuanya terkena dampaknya.
- Tidak semua orang punya keahlian untuk merawat hewan liar. Makanya perlu perlindungan khusus.
- Petualang suka jalan ke mana-mana. Tapi pastikan sudah siap dengan perlindungan yang baik.
Yuk lestarikan Garaga-Garaga lainnya! Dengan cara di atas, kita sudah berkontribusi untuk menjaga hewan liar dari pemburu.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]