PENGARUH PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN LARVA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima, Jameson, 1901) SKALA LABORATORIUM
PENGARUH PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN LARVA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima, Jameson, 1901) SKALA LABORATORIUM
Pengembangan budidaya laut sejauh ini belum seintensif pengembangan budidaya air tawar dan air payau. Terbatasnya penyebaran informasi teknologi budidaya beberapa komunitas budidaya laut, antara lain kerang mutiara, menjadi salah satu kendala dalam upaya perluasan usaha bagi pembudidaya kerang mutiara tersebut. Intensitas cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan larva kerang mutiara. Intensitas cahaya yang tidak terlalu tinggi dapat melindungi tubuh larva dari radiasi ultra violet. Larva kerang mutiara bersifat fototaksis positif dan umumnya selama metamorfose larva membutuhkan intensitas cahaya yang sesuai. Pemberian dosis pakan alami berupa alga diawal pemeliharaan sebesar 7000 individu/ml/hari dan terus ditambah 1000-1500 individu/ml/hari selama 17 hari masa pemeliharaan. Pada media pemeliharaan larva diperoleh suhu air berkisar 28-29 oC, salinitas 32 ppt, dan pH air 8. Berdasarkan pengamatan secara deskriptif, intensitas cahaya berbeda mempengaruhi pertumbuhan larva kerang mutiara (P. maxima). Intensitas cahaya 50 dan 100 lux cenderung mempengaruhi pertumbuhan dan laju sintasan larva kerang mutiara.
Kata Kunci: Pinctada maxima, Intensitas Cahaya, Pertumbuhan, dan Perkembangan
Platform Lainnya
essaadi hotel & casino marrakech
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]