Tanda Pramuka Garuda (Gambar, Tatacara Pemberian & Pemakaian)
Tanda Pramuka Garuda
Macam
Tanda Pramuka Garuda terdiri 4 macam, yaitu:
- Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Siaga
- Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Penggalang
- Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Penegak
- Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Pandega
Jenis Bahan
- Tanda Pramuka Garuda asli dibuat dari logam berwarna emas, yang digantungkan pada pita kain
- Tanda Pramuka Garuda duplikat dibuat dari kain
Bentuk, Gambar dan Warna
- Tanda Pramuka Garuda dari logam berbentuk segi lima beraturan, dengan panjang sisi masing-masing 2,5 cm dan berbingkai selebar 2 mm
- Di tengah bentuk segi lima tersebut terdapat gambar relief seekor burung garuda dengan sayap terbuka, dengan lambang Gerakan Pramuka di dadanya, dan sehelai pita yang digenggam oleh kedua cakarnya bertulis "SETIA – SIAP – SEDIA"
- Warna bingkai, burung garuda dan pita adalah kuning emas. Warna tulisan hitam. Warna dasar/latar belakang adalah: hijau untuk Pramuka Siaga, merah untuk Pramuka Penggalang, Kuning untuk Pramuka Penegak, Coklat untuk Pramuka Pandega
- Pita kalung lebar ukuran ± 2,5 cm x 60 cm, berwarna: putih di sisi tepinya (kiri dan kanan) selebar ± 0,4 cm, merah ditengah selebar 1,7 cm, panjang pita jika dikenakan, Tanda Pramuka Garuda tepat di ujung tulang dadanya
- Tanda Pramuka Garuda dari kain, mempunyai bentuk, gambar, warna, tulisan, dan ukuran yang sama dengan ketentuan-ketentuan di atas, hanya tidak menggunakan atau digantungkan pada pita
Arti Gambar
- Bentuk segi lima mencerminkan Pancasila
- Gambar garuda terbang menggambarkan kekuatan besar pada dirinya untuk mencapai cita-cita yang tinggi, bertindak dengan jiwa Pramuka yang berkembang dalam dadanya dan berpegang pada semboyan "Setia – Siap – Sedia"
- Pada masing-masing sayap terlukis 17 bulu, pada ekor terdapat 8 helai bulu, sedangkan pada pangkal sayap dan dada terdapat 45 helai. Ini mengkiaskan bahwa setiap Pramuka Garuda harus bersemangat perjuangan atas dasar nilai-nilai 17-8-45
Arti Semboyan
- Setia artinya seorang Pramuka Garuda akan selalu setia kepada Tuhan, bangsa dan negara, pimpinan dan keluarganya
- Siap artinya seorang Pramuka Garuda akan selalu siap untuk berbuat kebajikan dan berbuat jasa setiap waktu
- Sedia artinya seorang Pramuka Garuda akan selalu mempunyai rasa kesediaan atau keikhlasan untuk berbakti
Ketentuan Pemakaian
- Tanda Pramuka Garuda hanya dikenakan di pakaian seragam Pramuka, ketika Pramuka Garuda itu melakukan kegiatan Pramuka bagi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega
- Seorang Pramuka sebagai seorang Pembina, Pembantu Pembina, Andalan, Pembantu Andalan, atau Majelis anggota Pembimbing tidak dibenarkan mengenakan Tanda Pramuka Garuda di pakaian seragam Pramukanya
- Seorang Pramuka Penggalang Ramu dan Rakit tidak dibenarkan mengenakan Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Siaga
- Seorang Pramuka Penegak tidak dibenarkan mengenakan Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang
- Seorang Pramuka Pandega tidak dibenarkan mengenakan Tanda Pramuka Garuda untuk Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang dan Pramuka Pandega
Tempat Pemakaian
Pemakaian Tanda Pramuka Garuda diatur sebagai berikut:
- Pada upacara-upacara resmi Tanda Pramuka Garuda dari logam digantungkan di muka dada dengan pita berwarna merah putih. Pita ini dikalungkan di leher, bagian dibelakang leher di letakkan di bawah/tertindih oleh setangan leher, bagian di muka dada diletakkan di atas/di muka setangan leher
- Pada kegiatan sehari-hari Tanda Pramuka Garuda dari kain ditempelkan di dada sebelah kanan, diatas saku, di atas bintang tahunan, tigor dan lain-lainnya
Upacara Pemberian Tanda Pramuka Garuda
- Seorang Pramuka yang telah ditetapkan sebagai Pramuka Garuda berhak menerima dan mengenakan Tanda Pramuka Garuda yang diberikan pada suatu upacara pemberian Tanda Pramuka Garuda
- Sebelum penyematan Tanda Pramuka Garuda, maka yang bersangkutan harus melakukan berdoa menurut keyakinan agamanya, lalu mengulangi mengucapkan Dwisatya atau Trisatya yang disaksikan oleh semua yang hadir
- Diharapkan hadir pada upacara tersebut selain Pembina Satuan dan teman-teman Pramuka, juga orang tua, guru, atasan/pimpinan kantornya, dan orang-orang lain yang erat hubungannya dengan pribadi yang bersangkutan
Waktu
Hendaknya diusahakan agar upacara tersebut dilakukan pada hari-hari yang bersejarah bagi negara, masyarakat, agama atau bagi dirinya (misalnya hari ulang tahunnya dan sebagainya).
Sumber: Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, No: 101 Tahun 1984, Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]