Festival Musim Gugur dan Ritus Raja di Bet-El sebagai Interteks Amos 7:10-8:14 dan Hosea 9:1-9
Abstrak
Dinyatakan bahwa sebuah teks dari Liturgi Samaria yang menggambarkan ritus kerajaan di Bet-El pada hari terakhir festival musim gugur mewakili tradisi yang dapat dipercaya. Teks ini, serta Ulangan 26:2-15 yang terkait erat dengannya, digunakan sebagai dasar rekonstruksi ritus kerajaan di Bet-El pada masa monarki. Amos 7:10-8:14 dan Hosea 9:1-9 dibaca dengan latar belakang ini. Nubuat-nubuat tersebut menyatakan kebalikan dari apa yang diungkapkan dan dimaksudkan oleh ritus kerajaan. Hal ini menjelaskan reaksi keras terhadap Amos dan Hosea dari pihak para imam.
Informasi Artikel
- Tanggal
- 1997
- Penulis
- Breytenbach, A.P.B. (Andries Petrus Bernardus), 1944-
- Penerbit
- Fakultas Teologi, Universitas Pretoria
- Kata Kunci
- Liturgi Samaria, Bet-El
- Kutipan
- Breytenbach, APB 1997. 'Die herfsfees en die koningsrite by Bet-El as interteks van Amos 7: 1 0-8: 14 en Hosea 9: 1-9', HTS Teologiese Studies/ Theological Studies, vol. 53, no. 3, pp. 513-528
- URI
- http://handle
- Koleksi
- HTS Volume 53, Number 3 (1997)
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]