Keanekaragaman Jamur Patogen pada Buah Kapulaga (Amomum compactum Sol. ex Maton) di Pasar Tradisional Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung

jp casino

billion dollar slots

kkv adalah toko

PARTY77

Penulis

  • Reni Rahayu - Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Yulianty Yulianty - Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Enur Azizah - Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Bambang Irawan - Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia

DOI

doi

Kata Kunci

Aspergillus, buah kapulaga, jamur patogen, Penicillium, Rhizopus, SOP

Abstrak

Buah kapulaga (Amomum compactum Sol ex. Maton) merupakan rempah unggulan yang bernilai tinggi. Buah kapulaga memiliki manfaat yang beragam. Oleh sebab itu, tingkat permintaan terhadap komoditas ini terbilang tinggi. Namun, produksi buah kapulaga sering kali terganggu akibat adanya serangan jamur patogen mulai dari tahap prapanen hingga pascapanen, yang dapat menurunkan kualitas buah kapulaga, sehingga berpotensi menyebabkan kerugian serta menimbulkan resiko kesehatan akibat mikotoksin dari jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman dan marga dominan dari jamur patogen pada buah kapulaga yang dijual di pasar-pasar tradisional. Sampel dikumpulkan dari tujuh pasar tradisional di Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, menggunakan metode Purposive Sampling. Sampel diisolasi pada media PDA. Pengamatan mikroskopis dilakukan dengan menggunakan metode kultur slide. Hasil karakterisasi kemudian dicocokkan dengan buku identifikasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui keanekaragaman dan marga dominan dari jamur patogen yang menyerang buah kapulaga. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa keanekaragaman jamur patogen pada buah kapulaga dari pasar tradisional kecamatan Kedaton adalah Aspergillus, Rhizopus, dan Penicillium, dengan Aspergillus sebagai marga dominan. Kemunculan dan dominansi Aspergillus dikarenakan tingginya tingkat toleransi terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Hal tersebut mencerminkan kurangnya pengendalian mutu pascapanen pada buah kapulaga di pasar tradisional. Dengan demikian, identifikasi jamur patogen pada buah kapulaga berbasis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam membantu meningkatkan kualitas buah kapulaga pascapanen serta keamanan pangan bagi konsumen.

Referensi

  • Algifahri, R.R., Olla, P.K., & Wahyudi, B. (2024). Rancang Bangun Autoklaf untuk Proses Sterilisasi Peralatan Medis. Journal of Health Technology and Public Health, 1(2), 33–50.
  • Aliyah, B., Puspitojati, E., & Astuti. S. (2024). Studi Komparasi Pasca Panen Kapulaga (Amomum cardamomum): Desain dan Penerapan SOP, Kualitas Fisik dan Ekonomi Simplisia Kapulaga. Jurnal Triton, 15(1), 49–62.
  • Annazhifah, N., Putri, N.N., Nafisah, A., & Rusmawati, D.A. (2024). Analisis Penggunaan Jenis Kemasan Plastik Terhadap Karakterisasi Mutu Gipang Selama Penyimpanan. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 23(2), 130–136.
  • Ansiska, P., Anggraini, S., Sari, I. M., Windari, E. H., & Oktoyoki, H. (2023). Isolasi dan Identifikasi Jamur Patogen Buah Stroberi Selama Penyimpanan. Jurnal Ilmu–ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 34–39.
  • Bachri, S., Harkat, A., Pratama, F.E.A., Atmajaya, A.W.W., & Aditya. (2025). Perbaikan Mutu Kualitas dan Daya Saing Produk pada Sisi Kemasan Susu Kedelai Madu di UD Sehat Sejahtera Jember. Journal of Community Development, 5(3), 829–842.
  • Barnett, H. L., & Hunter, B. B. (1998). Illustrated Genera of Imperfect Fungi Fourth edition. American Phytopathological Society.
  • Cai, R., Yue, X., Wang, Y., Yang, Y., Sun, D., Li, H., & Chen, L. (2021). Chemistry and Bioactivity of Plants from the Genus Amomum. Journal of Ethnopharmacology, 281(3), 1–18.
  • Elamin, A., & Sakuda, S. (2025). Mechanism of Mycotoxin Contamination of Medicinal Herbs. TOXINS, 17(139), 1–16.
  • Hartina, Y., Solikah, M. S., & Putri, N.E. (2024). Identifikasi Keberadaan Jamur Udara dan Karakteristik Suhu, Kelembaban, dan Pencahayaan Ruangan di Puskesmas Panjatan II. Syntax Admiration, 5(12), 5297–5313.
  • Laia, E. (2022). Studi Kasus Tanaman Kapulaga pada Perekonomian Masyarakat Desa Hilifakhe Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 1(2), 47–55.
  • Malloch, D. (1997). Moulds: Their Isolation, Cultivation, and Identification. University of Toronto.
  • Masfufatun, M., Zahra, F., & Listyawati, A.F. (2025). Effectiveness of Cardamom Ethanol Extract (Amomum compactum Sol. Ex Maton) in Inhibitting the Growth of Candida albicans Biofilm. Gema Lingkungan Kesehatan, 23(3), 350–356.
  • Millatia, Z., Sabdaningsih, A., & Muskananfola, M. R. (2022). Isolasi dan Karakterisasi Jamur dari Sedimen Mangrove Tapak, Semarang. Jurnal Pasir Laut, 6(2), 67–74.
  • Mulyani., R. B., Surawijaya, P., Hairani., M., Djaya, A. A., & Padriyani. (2023). Deteksi dan Identifikasi Jamur Patogen Terbawa Benih Varietas Padi Lokal di Kabupaten Kapuas. Jurnal Agripeat, 24(1), 9–17.
  • Nji, Q.N., Babalola, O.O., & Mwanza, M. (2023). Soil Aspergillus Species, Pathogenicity, and Control Perspective. Journal of Fungi, 9(77), 1–16.
  • Nurcholis, W., Putri, D. N. S., Husnawati, Aisyah, S. I., & Priosoeryanto, B. P. (2021). Total Flavonoid Content and Antioxidant Activity of Ethanol and Ethyl Acetate Extracts from Accessions of Amomum compactum Fruits. Annals of Agricultural Sciences, 66, 58–62.
  • Nurhidayah, A., Dhanti, K.R., & Supriyadi. (2021). Identifikasi Jamur Patogen Penyebab Dermatofitosis pada Jari Kaki Petani di Desa Bojongsari, Banyumas. Jurnal Labora Medika, 5(1), 8–17.
  • Praveena, R., Biju, C.N., & Sujatha, A.M. (2021). Deciphering Primary Incitant of Rot Complex of Small Cardamom Plant by Sequential Inoculation of Patogens. Indian Phytopathology, 74, 133–143.
  • Purnomo, A., Pratama, D., Pamungkas, P B., & Kandito, A. (2025). Karakterisasi Jamur Patogen Penyebab Penyakit pada Tanaman Srikaya (Annona squamosa) di UD Sabila Farm. Jurnal Ilmiah Agrineca, 25(2), 29–36.
  • Rohmiati, Situmorang, T.S., Simanjuntak, H.A., Karnina, S., & Fadilla, Z. (2024). Karakterisasi Kerusakan Fisik, Proses Pembusukan dan Jamur Pembusuk pada Buah dan Sayur. Journal of Natural Science, 5(2), 123–132.
  • Rosidah, R., Azizah, A. S., Megawati, H. P., & Rivaldi. (2023). Analisis Morfologi Fungi pada Tempe Daun dan Tempe Kemasan Plastik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains, 2(1), 48–57.
  • Septiana, L. M., Ajizah, A., & Halang, B. (2023). Karakterisasi Jamur Mikroskopis pada Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Materi Pengayaan Konsep Fungi Kelas X SMA/MA. Jupeis, 2(3), 24–32.
  • Subba, K.B., Bag, A., & Basistha, B.C. (2023). Association of Arthrinium Species as a New Fungal Disease of Large Cardamom. International Journal for Multidiciplinary Research, 5(5), 1–6.
  • Tjampakasari, C. R., Agustini, R., Baihaki, I., Noor, S., & Bustami, A. (2024). Kultur Slide Sebagai Metode Mikroskopis Tidak Langsung untuk Identifikasi Jamur Kapang. Jurnal Sehat Indonesia, 6(1), 201–210.
  • Urip, Jiwintarum, Y., & Gandi, N. L. (2021). Studi Jamur Aspergillus fumigatus di Pasar Cakranegara Kota Mataram Penyebab Penyakit Aspergillosis Menggunakan Media Pertumbuhan Potato Dextrose Agar. Biocientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(2), 631–638.
  • Wardhani, H. A. K. (2021). Potensi Tumbuhan Rempah dan Bumbu di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 70–73.
  • Watanabe, T. (2002). Pictorial Atlas of Soil and Seed Fungi Morphologies of Cultured Fungi and Key to Species Second Edition. CRC Press.
  • Widodo, H., & Subositi, D. (2021). Penanganan dan Penerapan Teknologi Pasca Panen Tanaman Obat. Agrointek, 15(1), 253–271.
  • Wijaya, D.T., Puspitasari, A., & Setia, B. (2024). Strategi Pengembangan Produksi Kapulaga (Studi Kasus pada Kelompok Taruna Tani Candra Jaya di Desa Situgede Kecamatan Subang Kabupaten Kuningan). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 11(2), 731–743.
  • Zakaria, L. (2024). Aspergillus Species Associated with Plant Diseases. Pathogens, 13(9), 1–30.
rifanol

▲ Kembali ke atas

Platform Lainnya

duit123 slot

panglima 88 slot

CERI388

rajareceh slot

Berita Piala Dunia

olx 234 slot

grand national bet

nusa777

sisil4d login slot

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]

▲ Kembali ke atas