Tajen, budaya sabung ayam di Bali
Tajen, Budaya Sabung Ayam di Bali
Tajen adalah istilah dalam bahasa Bali untuk tradisi adu ayam yang telah lama menjadi bagian dari budaya Hindu Bali. Tradisi ini merupakan bagian dari upacara ritual keagamaan Tabuh Rah, yaitu pengusiran roh jahat melalui pengorbanan hewan berupa darah ayam jantan yang kalah dalam sabung ayam.
Perawatan Ayam Adu
Ayam-ayam jantan yang digunakan dalam Tajen dirawat dengan sangat baik. Mereka dimandikan dan diberi makan dua kali sehari dengan campuran jagung, beras merah, dan gabah.
Pelaksanaan Tajen
Tajen biasa diadakan saat ada perayaan besar atau dalam upacara adat. Selama perayaan adat, sabung ayam dapat berlangsung seminggu penuh. Sebelum diadu, kaki ayam jantan dilengkapi dengan pisau. Acara ini disaksikan oleh banyak orang, seperti yang terlihat di Pura Tampak Siring, Bali.
Status Hukum
Sabung ayam yang dilakukan tanpa tujuan agama dianggap sebagai perjudian dan ilegal di Indonesia. Oleh karena itu, Tajen yang murni sebagai bagian dari ritual keagamaan memiliki legitimasi dalam konteks adat dan budaya Bali.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]