Portable SIP4D: Sistem Berbagi Informasi untuk Badan Tanggap Bencana di Daerah Tanpa Koneksi Jaringan
Abstrak
Selama bencana alam besar dan beragam, Pusat Komando Penanggulangan Bencana Pemerintah perlu dengan cepat memahami situasi kerusakan dan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta lembaga publik yang ditunjuk harus bekerja sama merespons bencana. Rencana Dasar Penanggulangan Bencana Nasional Jepang [1] mengatur penggunaan Platform Informasi Bersama untuk Manajemen Bencana (SIP4D) sebagai sistem pengumpulan dan berbagi informasi. Namun, karena server sistem SIP4D berbasis cloud, organisasi tanggap bencana yang beroperasi di lingkungan dengan infrastruktur komunikasi rusak dan tidak dapat terhubung ke internet selama bencana skala besar menghadapi tantangan dalam mengakses SIP4D, mengunggah informasi, dan mendapatkan status terkini. Makalah ini mengusulkan Portable SIP4D yang memungkinkan pengumpulan, penelusuran, analisis, pendaftaran, dan berbagi informasi menggunakan SIP4D bahkan jika jaringan komunikasi publik terganggu selama bencana skala besar. Implementasi fungsinya dan verifikasi operasinya melalui eksperimen juga dibahas.
I. Latar Belakang
Dalam skenario bencana skala besar seperti Gempa Megathrust Nankai, diperkirakan infrastruktur komunikasi yang ada akan mengalami kerusakan luas, sehingga telepon seluler dan koneksi internet serat optik ke rumah dan bisnis tidak dapat digunakan untuk waktu yang lama [2]. Bahkan dalam keadaan seperti itu, unit seperti pemadam kebakaran, polisi, dan pasukan bela diri yang aktif di daerah bencana harus melakukan kegiatan terorganisir di dalam organisasi mereka masing-masing. Meskipun unit-unit ini menggunakan metode komunikasi pribadi mereka, seperti radio konvensional digital (DCR), radio pemadam kebakaran, dan radio polisi, alat komunikasi berbasis suara ini dapat menyebabkan gangguan ketika dibawa bersama dari organisasi di seluruh negeri, menghambat berbagi informasi yang efektif di dalam dan antar organisasi. Secara tradisional, untuk memfasilitasi berbagi informasi antar organisasi, setiap organisasi mendirikan pusat komando tanggap bencana di lokasi yang sama, menggunakan peta besar, papan buletin, dan papan tulis untuk memasang informasi yang dikumpulkan oleh setiap organisasi untuk berbagi informasi langsung dan pengambilan keputusan di lapangan. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah menetapkan penggunaan Platform Informasi Bersama untuk Manajemen Bencana (SIP4D) [3] [4] untuk mendukung berbagi informasi di dalam pusat komando tanggap bencana, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Dasar Penanggulangan Bencana negara [1], [5]. Berbagai jenis informasi terkait bencana dikelola secara terpusat di sini dan digunakan oleh Pusat Komando Penanggulangan Bencana Pemerintah, yang terdiri dari pemerintah prefektur dan kementerian, untuk memahami situasi kerusakan secara keseluruhan dan membuat keputusan tentang alokasi sumber daya yang tepat. Namun, dalam bencana skala besar di mana telepon seluler dan internet tidak tersedia, akses ke sistem berbasis cloud ini menjadi tidak mungkin.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]