MEMAKNAI PERILAKU SABUNG AYAM DARI PERSPEKTIF PELAKU SABUNG AYAM DI YOGYAKARTA (STUDI DI KABUPATEN SLEMAN DAN KULONPROGO)
Intisari
Penelitian dilakukan di beberapa kalangan sabung ayam di Kabupaten Sleman dan Kulonprogo. Kalangan yang digunakan untuk penelitian berdasarkan pada kalangan yang sedang mengadakan pertarungan pada saat penelitian. Kalangan sabung ayam beroperasi sesuai dengan situasi dan keinginan para pelaku maupun pemilik kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna sabung ayam dari perspektif pelaku sabung ayam. Sebelum mengetahui makna itu sendiri akan digali motif dari masing-masing pelaku melakukan sabung ayam. Motivasi dari pelaku sabung ayam di Yogyakarta adalah untuk mencari kesenangan. Kesenangan dari pelaku itu pun didapat dari berbagai macam perspektif masing-masing pelaku. Kesenangan secara berbeda oleh masing-masing pelaku. Kesenangan bisa didapat dari permainan sabung ayam itu sendiri, perjudian di dalam sabung ayam, euforia kalangan sabung ayam, kepuasan, gengsi, naiknya harga ayam sabung, ternak ayam sabung, serta seni yang terkandung di dalam sabung ayam. Sabung ayam juga merupakan sebuah subkultur dari kebudayaan yang ada, namun sabung ayam dianggap sebagai subkultur yang menyimpang. Pelaku sabung ayam merasa harus mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan sosial. Label yang diberikan oleh masyarakat membuat para pelaku mempertahankan apa yang telah dilabelkan kepada mereka. Hal tersebut yang membuat sabung ayam tetap tumbuh subur di tengah masyarakat.
Abstrak
Penelitian ini dilakukan di beberapa kalangan sabung ayam di Sleman dan Kulonprogo. Arena yang digunakan untuk penelitian ini didasarkan pada mereka yang sedang mengadakan pertarungan pada saat penelitian. Arena sabung ayam beroperasi sesuai dengan situasi dan keinginan para pelaku atau pemilik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan makna sabung ayam dari perspektif pelaku. Sebelum mengetahui makna itu sendiri, akan dieksplorasi motif individu para pelaku sabung ayam. Motivasi para pelaku sabung ayam di Yogyakarta adalah untuk mencari kesenangan. Kesenangan para pelaku juga diperoleh dari berbagai perspektif masing-masing pelaku. Kesenangan berbeda bagi setiap pelaku. Kesenangan dapat diperoleh dari sabung ayam itu sendiri, perjudian di dalamnya, euforia di antara sesama, kepuasan, gengsi, kenaikan harga ayam sabung, beternak ayam sabung, serta seni sabung ayam. Sabung ayam juga merupakan subkultur dari kebudayaan yang ada, tetapi dianggap sebagai subkultur yang menyimpang. Para pelaku sabung ayam merasa harus mempertahankan eksistensi mereka dalam kehidupan sosial. Label yang diberikan oleh masyarakat membuat mereka mempertahankan apa yang telah dilabelkan kepada mereka. Itulah yang membuat sabung ayam masih tumbuh subur di tengah masyarakat.
Kata Kunci: makna, perilaku, sabung ayam, subkultur menyimpang
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]