Charley Valera, Penulis
Penulis dan Pembuat Film
Hei, Anda menemukan saya! Ini adalah pusat kendali untuk semua yang saya tulis, filmkan, dan bicarakan: buku baru, acara langsung, pemutaran perdana dokumenter, video, dan sesekali unggahan media sosial yang tidak terkendali. Duduklah, tetaplah di sini, dan berteriaklah jika Anda membutuhkan saya.
Buku-Buku
Perang Ayahku: Kenangan dari Prajurit PD II Kita yang Terhormat
Valera selalu percaya ayahnya tidak memiliki kisah perang untuk diceritakan… sampai panggilan yang terlupakan mengungkap masa lalu yang menyakitkan. Momen itu mengubah segalanya. Dia mulai mewawancarai veteran lain, berusaha menangkap kebenaran mereka sebelum hilang selamanya. Hasilnya: 18 suara yang tak terlupakan dari setiap cabang militer AS dan kedua medan perang, berbicara dengan jujur tentang perang yang mereka jalani. Inilah Perang Ayahku.
Salinan yang ditandatangani secara pribadi sekarang $24,99 Sampul keras $19,99 Sampul lunak. Gratis ongkos kirim di AS.
Dokumenter ini bukan rekonstruksi medan perang lainnya. Ini adalah sembilan potret intim dan tanpa kompromi— beberapa wajah yang dikenal lapuk oleh waktu, suara bergetar dengan kenangan saat mereka menatap ke masa lalu— dilestarikan sehingga anak, cucu, dan generasi yang tidak akan pernah bertemu mereka dapat menatap mata mereka dan mendengar, dengan kata-kata mereka sendiri, bagaimana sebenarnya rasanya. Ini adalah Perang Ayahku— kisah yang mereka bawa pulang, yang hampir mereka bawa ke kuburan, dan janji bahwa mereka tidak akan pernah dilupakan.
Hormati Kisah Mereka. Bantu kisah mereka mencapai bioskop, ruang kelas, dan komunitas— selamanya.
Kuda Perang Militer
Pada usia 17, John W. Arens berpatroli di konvoi Atlantik Utara yang mematikan sebagai Pelaut Merchant dalam Perang Dunia II. Direkrut sebagai Ranger Angkatan Darat di Korea, ia kemudian mendaftar di Angkatan Laut untuk Vietnam dan akhirnya berjaga di perairan yang dipenuhi ranjau di Teluk Persia selama Badai Gurun. Empat perang. Empat dekade. Tiga cabang dinas. Mulai sebagai anggota tamtama putus sekolah, ia berjuang naik menjadi perwira yang ditugaskan— seorang 'Kuda Perang Militer' sejati, salah satu pejuang paling langka yang pernah dihasilkan Amerika. Ini adalah kisah tak terlupakan dari seorang pria yang terus kembali sampai pekerjaan selesai.
Salinan yang ditandatangani secara pribadi $19,99. Gratis ongkos kirim di AS.
Media
EPK (Press Kit)
Putra seorang veteran PD II, yang percaya ayahnya tidak memiliki kisah untuk diceritakan, mulai mewawancarai veteran lain sebelum kenangan mereka hilang selamanya. Kisah langsung mereka yang kuat mengungkap perjuangan sehari-hari, pengorbanan, dan realitas tanpa filter kehidupan selama Perang Dunia II.
- Trailer Film
- Beli Tiket
- Promo Film :30
- Durasi
- 80 Menit
- Genre
- Dokumenter / Sejarah / Militer
- Peringkat
- NR (Disarankan 13+)
- Negara
- AS
- Bahasa
- Inggris
Sebagai putra seorang veteran Perang Dunia II, saya tumbuh dengan percaya bahwa ayah saya tidak memiliki kisah perang untuk diceritakan. Seperti banyak veteran dari generasinya, ia jarang berbicara tentang pengalamannya. Baru kemudian saya menyadari betapa banyak sejarah yang tidak terucapkan — dan bahwa banyak keluarga berbagi penyesalan yang sama karena tidak pernah mengajukan pertanyaan sebelum terlambat. Kesadaran itu menginspirasi saya untuk mulai mewawancarai veteran Perang Dunia II pada tahun 2015. Apa yang dimulai sebagai proyek buku akhirnya berkembang menjadi dokumenter yang melestarikan kenangan langsung dari sembilan veteran dari setiap cabang militer AS dan kedua medan perang. Perang Ayahku bukan sekadar tentang pertempuran atau strategi militer. Ini tentang pemuda biasa yang diminta untuk menanggung keadaan luar biasa, dan kenangan seumur hidup yang mereka bawa. Melalui wawancara jujur ini, para veteran merenungkan tentang kelangsungan hidup, ketakutan, pengorbanan, persaudaraan, dan beban emosional kembali ke rumah setelah perang. Sebagian besar dari mereka telah meninggal, membuat kisah mereka semakin penting untuk dilestarikan. Harapan saya adalah bahwa film ini mendorong keluarga untuk bertanya, mendengarkan dengan saksama, dan mengingat mereka yang suaranya mungkin akan segera hilang dari sejarah.
— Charley Valera
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]