Dampak Pengembangan Reklamasi terhadap Sedimentasi dan Pola Arus di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya)
Dampak Pengembangan Reklamasi terhadap Sedimentasi dan Pola Arus di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya)
Penulis: Suntoyo, Mohammad Iqbal Hidayah, Hasan Ikhwani
Abstrak
Reklamasi adalah upaya untuk membentuk lahan baru di daerah pesisir atau di tengah laut. Di kawasan Pamurbaya, sejumlah proyek properti baik perumahan maupun apartemen masih terus berlanjut. Dampak lingkungan dari proyek reklamasi pesisir adalah potensi peningkatan banjir. Perubahan tersebut meliputi luas kluster, komposisi sedimen sungai, pola pasang surut, pola arus laut di sepanjang pantai, dan kerusakan sistem air. Penelitian ini mengkaji perubahan pola arus, morfologi, dan laju sedimentasi akibat reklamasi yang dimodelkan menggunakan perangkat lunak Delft3D. Pola aliran arus setelah reklamasi berubah. Perubahan dasar permukaan yang terjadi sebelum dan setelah reklamasi pada setiap penampang melintang adalah berbeda: penampang 1 = +0,22 m, penampang 2 = -0,19 m, dan penampang 3 = +0,11 m. Tanda (+) menunjukkan terjadinya sedimentasi, sedangkan (-) adalah erosi. Kondisi setelah reklamasi pada penampang 1 adalah sedimentasi, penampang 2 adalah erosi, dan penampang 3 adalah sedimentasi. Perbedaan intensitas sangat kecil, sehingga erosi dan sedimentasi yang terjadi setelah reklamasi tidak terlalu signifikan.
Kata Kunci
reklamasi; sedimentasi; arus; Delft3D
Teks Lengkap tersedia dalam format PDF.
DOI: http://doi
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]