Penjelasan Taruhan Dutching
Penjelasan Taruhan Dutching
'Dutching' adalah teknik taruhan sederhana yang diterapkan dengan memilih lebih dari satu pilihan dalam sebuah acara, dengan tujuan mendapatkan tingkat keuntungan yang sama dari setiap hasil yang dipilih. Oleh karena itu, petaruh harus memasang taruhan sesuai pada harga yang berbeda dari berbagai hasil tersebut untuk mencapai hal ini.
Jika Anda pergi ke restoran bagus dengan teman, pasangan, atau kekasih, Anda mungkin memutuskan untuk 'membayar sendiri-sendiri' (go dutch) untuk tagihan. Ini berarti Anda memutuskan untuk membagi tagihan secara merata daripada salah satu dari Anda yang membayar seluruhnya. Istilah serupa dapat ditemukan dalam taruhan, tetapi memiliki arti yang berbeda—meskipun sedikit terkait. Jadi, apa itu 'dutching' dan bagaimana Anda bisa membuatnya bekerja untuk Anda? Dalam artikel ini kami menjelaskan semua yang perlu Anda ketahui tentang dutching.
Apa itu Dutching?
Dutching adalah bentuk singkat dari 'taruhan Dutch'. Mudah dibayangkan bahwa istilah ini berasal dari Belanda, tetapi ternyata tidak. Sebaliknya, istilah ini berasal dari seberang Atlantik dan momen penting dalam sejarah. Pada tahun 1920-an, gangster Amerika terkenal Arthur Flegenheimer (yang pernah menjadi akuntan Al Capone dan juga dikenal sebagai Dutch Schultz, sehingga muncullah istilah 'dutching') mengembangkan ide dutching sebagai cara untuk mendapatkan keunggulan atas bandar di arena pacuan kuda. Flegenheimer akhirnya menemui ajalnya pada tahun 1935 ketika dibunuh oleh sesama gangster, tetapi warisannya hidup dalam bentuk dutching; meskipun ide ini telah melampaui awal yang meragukan. Saat ini, ini adalah teknik taruhan yang sah dan sering digunakan, yang merujuk pada ide mendukung lebih dari satu pilihan sedemikian rupa sehingga mendapatkan pengembalian yang sama terlepas dari pilihan mana yang menang. Ini membantu mengurangi risiko kehilangan uang, tetapi tentu saja, agar berfungsi dengan baik, petaruh harus menghitung taruhan yang tepat sehingga jumlah uang yang sama dikembalikan terlepas dari pilihan mana yang menang. Dutching terutama digunakan dalam pacuan kuda dan sepak bola, dan penting untuk dicatat bahwa ini tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan kehilangan uang. Bahkan dengan beberapa pilihan, selalu mungkin tidak ada pilihan Anda yang menang. Jika itu terjadi, bahkan dengan pendekatan dutching, petaruh akan kehilangan taruhannya.
Apa kelebihan dan kekurangan dutching?
Mari kita lihat keuntungan utama terlebih dahulu. Dutching memungkinkan Anda mengelola risiko. Apa pun yang terjadi, Anda memiliki peluang bagus untuk memenangkan jumlah uang yang sama tanpa mempertaruhkan terlalu banyak. Anda dapat memiliki kendali penuh dan menikmati pengalaman taruhan tanpa rasa takut kehilangan sejumlah besar uang. Kelebihan terbesar dari dutching adalah bahwa hal ini bisa menjadi cukup rumit. Dutching membutuhkan pengetahuan yang baik tentang angka, dan siapa pun yang tidak menganggap matematika sebagai salah satu keahlian mereka disarankan untuk berhati-hati. Taruhan lindung nilai atau bahkan opsi cash out yang ditawarkan banyak bandar saat ini mungkin merupakan pilihan yang lebih baik bagi siapa pun yang ingin mengelola risiko tanpa harus masuk ke dalam kerumitan dutching. Untuk menemukan harga yang tepat agar pilihan dutching Anda menghasilkan keuntungan, Anda lebih mungkin menemukan odds tersebut di bursa taruhan daripada di sportsbook, di mana overround (margin keuntungan) bandar sudah termasuk dalam semua kemungkinan hasil suatu acara. Di bursa, harga tidak termasuk overround, karena Anda bertaruh melawan petaruh lain – meskipun Anda harus memperhitungkan komisi atas taruhan yang menang.
Kesimpulan
Dutching telah berkembang jauh sejak awal mulanya di kalangan gangster Amerika tahun 1920-an. Saat ini, ini adalah strategi yang sah, cerdas, dan sering digunakan yang membantu orang bertaruh secara cerdas dan mengelola risiko. Namun, harus digunakan dengan hati-hati. Tidak ada strategi taruhan yang sepenuhnya bebas risiko, dan meskipun dutching akan membantu Anda menghindari risiko besar, itu tidak akan menghilangkannya sepenuhnya. Dutching harus digunakan dengan hati-hati dan hanya oleh petaruh yang merasa memiliki pemahaman yang jelas tentang angka dan cukup naluri untuk menyeimbangkan taruhan dan pengembalian secara merata. Mereka yang terjun ke dutching tanpa pengetahuan tersebut kemungkinan besar tidak akan mendapatkan manfaatnya, dan mungkin justru mengalami kerugian yang tidak diinginkan.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]