Ramai Loker Admin Judol Bergaji Rp 18 Juta, Kemnaker Imbau Masyarakat Waspada
Ramai Lowongan Admin Judi Online Bergaji Rp 18 Juta
Media sosial X diramaikan dengan cuitan warganet setelah mengisi formulir lowongan kerja di platform pencari kerja. Ia tergiur dengan gaji yang ditawarkan sebagai admin yang mencapai Rp 18 juta per bulan.
Peristiwa ini dialami oleh warganet yang diunggah pada tanggal 11 Januari 2025. Ternyata setelah ditelusuri, lowongan kerja tersebut ternyata admin untuk judi online yang tempat kerjanya di Kamboja.
"Ga nyangka melamar Admin Judi Online di JobStreet. Awal tahun ada aja gebrakannya. Kocak, kemarin saya melamar kerjaan di JobStreet, posisi Layanan Pelanggan. Eh tapi bau-baunya 'Admin Judi Online' dong," tulis warganet, dikutip Senin (13/1).
Duduk perkaranya, warganet melihat iklan lowongan kerja di aplikasi JobStreet sebagai posisi Layanan Pelanggan yang ditawarkan perusahaan bernama Trend Network Technology atau perusahaan luar negeri yang beroperasi di Jakarta. Melihat tunjangan gaji yang mencapai Rp 18 juta per bulan, ia langsung tertarik mendaftar.
Lalu, selang beberapa hari, warganet mendapat email tindak lanjut atas pendaftaran lamarannya. Di saat itu, ia masih beranggapan positif terhadap posisi kerja dan perusahaan Trend Network Technology. Namun, ia mulai meragukan lowongan kerja itu.
"Sempat meragukan, ini beneran, seriusan? Ya Tuhan! Ya sudahlah coba mencari tentang perusahaannya. Ada banyak perusahaan dengan nama Trend Network. Tapi yang paling asli ya web ini. Ya sudah merasa 'oh perusahaan beneran kok'. Akhirnya saya balas emailnya dengan lampirkan kontak WhatsApp," tulisnya.
Di hari berikutnya, warganet mendapat kabar melalui WhatsApp dari tim Sumber Daya Manusia perusahaan itu, nomor HR tersebut diketahui berasal dari Malaysia. Ketika melihat persyaratan kerja yang mengharuskan ia pindah ke Kamboja, di situlah warganet merasa ada yang janggal.
Ia sempat meminta bantuan ChatGPT untuk mengonfirmasi kebenaran perusahaan tersebut. Hasilnya cukup meragukan sebab informasi domain Perusahaan Trend Network berstatus tidak aktif atau tidak dapat diakses.
Selanjutnya, ia membuka pesan dari HR yang mengaku berasal dari perusahaan itu. Warganet kaget karena terdapat beberapa pertanyaan yang berorientasi kepada praktik pekerja judi online seperti pertanyaan "Apakah Anda familiar dengan kasino, industri game, dan bekerja pada shift malam". Mendapati hal tersebut, ia langsung memblokir nomor WhatsApp HR tersebut.
Respons Kemnaker
Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Sunardi Manampiar Sinaga, mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dan selektif dalam mencari informasi terkait lowongan pekerjaan, terutama yang tersebar melalui platform digital.
Sunardi mengatakan semakin masifnya penggunaan platform digital untuk mencari dan menawarkan pekerjaan telah membuka celah bagi oknum yang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
"Kami meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap informasi lowongan pekerjaan, baik dengan memverifikasi melalui website resmi perusahaan, media sosial resmi, maupun menghubungi langsung perusahaan terkait," kata Sunardi melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (12/1).
Sunardi menekankan pentingnya memastikan kredibilitas perusahaan yang menawarkan pekerjaan, salah satu indikatornya adalah proses rekrutmen tak memungut biaya dari pelamar. Selain itu, kredibilitas mencakup jenis usaha yang dijalankan perusahaan tersebut tidak bertentangan dengan hukum.
"Ini agar kita tidak terjebak dengan pekerjaan yang bertentangan dengan hukum seperti praktik judi berbasis daring," ujar Sunardi.
Ketika masyarakat yang merasa dirugikan atau menemukan indikasi penipuan terkait lowongan kerja, Kemnaker menyediakan saluran pengaduan resmi melalui website Kemnaker.
Ciri-ciri Lowongan Pekerjaan Palsu
Agar membantu masyarakat lebih waspada, Kemnaker mengidentifikasi beberapa ciri-ciri umum lowongan kerja palsu, di antaranya:
- Tawaran gaji yang tidak masuk akal tinggi untuk posisi yang tidak spesifik.
- Penggunaan alamat email tidak resmi, seperti yang menggunakan domain umum.
- Tidak ada informasi jelas terkait alamat perusahaan, tanggung jawab pekerjaan, atau syarat-syarat yang logis.
- Permintaan transfer uang untuk biaya administrasi, pelatihan, atau seragam kerja.
- Proses perekrutan dilakukan secara tidak transparan, seperti wawancara instan via pesan tanpa konfirmasi formal.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
elimination chamber betting odds
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]