AKSESIBILITAS PEJALAN KAKI DI STASIUN YANG TERINTEGRASI DENGAN RENCANA TERHADAP KAWASAN BERKONSEP TOD (STUDI KASUS KAWASAN STASIUN TANJUNG BARAT)
AKSESIBILITAS PEJALAN KAKI DI STASIUN YANG TERINTEGRASI DENGAN RENCANA TERHADAP KAWASAN BERKONSEP TOD (STUDI KASUS KAWASAN STASIUN TANJUNG BARAT)
Penulis: Gading Kencono Aji, Sylvira Ananda, Tri Mulyono
DOI: doi
Kata Kunci: Jalur Pejalan Kaki, Kawasan TOD, Tingkat Pelayanan (LOS), Stasiun Tanjung Barat
Diterbitkan: 1 Januari 2019
Edisi: Vol. 14 No. 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Bagian: Artikel
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menilai Tingkat Pelayanan (LOS) jalur pejalan kaki di sekitar area Stasiun Tanjung Barat. Selain itu, untuk melihat aspek kenyamanan dan keamanan dalam mencapai kawasan berkonsep TOD. Untuk itu, diperlukan model desain pejalan kaki agar pengguna jalur dapat menikmati jalur pejalan kaki dengan nyaman dan aman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pelayanan pejalan kaki di Jalan Tanjung Barat Raya dan di Jalan Lenteng Agung Raya: Untuk Jalan Tanjung Barat Raya, indeks LOS dikategorikan sebagai "B", sedangkan Jalan Lenteng Agung Raya berada dalam indeks LOS kategori "C". Dan untuk prediksi 5 tahun ke depan, LOS dikategorikan sebagai "B". Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dari segi fasilitas pendukung bagi pejalan kaki di kedua jalan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa fasilitas pendukung pejalan kaki perlu ditingkatkan yang akan berdampak pada peningkatan jumlah pengguna pejalan kaki di sekitar Stasiun Tanjung Barat untuk 5 tahun ke depan.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]