PEMODELAN TRANSPOR SEDIMEN DI ALUR PELAYARAN PELABUHAN TELUK BATANG, KALIMANTAN BARAT
PEMODELAN TRANSPOR SEDIMEN DI ALUR PELAYARAN PELABUHAN TELUK BATANG, KALIMANTAN BARAT
Penulis: Daryana, Abdul Chalid, Didin Kusdian
Abstrak
Alur masuk Pelabuhan Teluk Batang terdapat spot alur yang dangkal sehingga menyulitkan kapal untuk keluar maupun masuk pelabuhan, dengan kedalaman alur pada area dangkal kurang dari 2,5 meter. Adanya pendangkalan tersebut memerlukan pemeliharaan alur pelayaran dan kolam pelabuhan karena kondisi dinamis perairan laut meliputi gelombang, arus, dan transport sedimen dapat mengakibatkan perubahan kondisi morfologi dasar laut, salah satunya pendangkalan pada alur pelayaran dan kolam pelabuhan akibat proses sedimentasi. Pemodelan pola sedimentasi dilakukan untuk mendapatkan laju dan volume transportasi sedimen pada lokasi alur masuk pelabuhan menggunakan perangkat lunak MIKE 21 dengan modul hydrodinamic, hincasting, dan mud transport. Pemodelan hidrodinamika dan gelombang dilakukan untuk mendapatkan pola arus akibat pasang surut dan gelombang yang kemudian digunakan untuk pemodelan sedimentasi menggunakan modul mud transport guna memperoleh pola sebaran sedimen tersuspensi, spot perubahan kedalaman, dan besar volume sedimen. Pola sebaran sedimen tersuspensi cenderung terkonsentrasi pada area hulu dan lokasi yang menjadi spot pendangkalan pada area teluk. Pada seluruh area alur pelayaran didapatkan nilai laju transportasi sedimen selama 1 tahun simulasi sebesar 0,147 m/tahun dengan volume transportasi sedimen pada spot tersebut sebesar 16.148,59 m3.
Detail Artikel
Bagian: Artikel
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
- Triatmodjo B. Perencanaan Pelabuhan. Yogyakarta: Betta Offset; 2009.
- Bachtiar H, Setiantoro HE, Prasetyo A, Eliasta L. Pendekatan Model Komputasi Untuk Penanggulangan Sedimentasi Pelabuhan Akibat Pengaruh Muara Sungai: Studi Kasus Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. 2020;119–34.
- Josep AA. Jurnal Penelitian Transportasi Laut Analysis Benefits in Dredging Project A case study in East Surabaya Channel. 2019;21:35–40.
- Nurzanah W. Penentuan Lokasi Pembuangan Material Keruk. 2019;3814.
- Pastor A, Larsen J, Mohn C, Saurel C, Petersen JK, Maar M. Sediment transport model quantifies plume length and light conditions from mussel dredging. Front Mar Sci. 2020;7(October):1–15.
- Ismanto A, Zaenuri M, Hutabarat S, Sugianto D, Nugroho, Widada S, Wirasatriya A. Sediment Transport Model In Sayung District, Demak. J Phys Conf Ser. 2016;755(1):3–9.
- Rachman HA, Hendrawan IG, Putra IDNN. Studi Transpor Sedimen Di Teluk Benoa Menggunakan Pemodelan Numerik. J Kelaut Indones J Mar Sci Technol. 2016;9(2):144.
- Maharta IPRF, Hendrawan IG, Suteja Y. Prediksi Laju Sedimentasi di Perairan Teluk Benoa Menggunakan Pemodelan Numerik. J Mar Aquat Sci. 2018;5(1):44.
- Mancini G, Briganti R, McCall R, Dodd N, Zhu F. Numerical modelling of intra-wave sediment transport on sandy beaches using a non-hydrostatic, wave-resolving model. Ocean Dyn. 2021;71(1):1–20.
- Morianou GG, Kourgialas NN, Karatzas GP, Nikolaidis NP. Hydraulic and Sediment Transport Simulation of Koiliaris River Using the MIKE 21C Model. Procedia Eng. 2016;162:463–70.
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]