PENGARUH PENAMBAHAN MASSA AKTIVATOR PEG TERHADAP NILAI KAPASITANSI ELEKTRODA PADA SUPERKAPASITOR DARI TEMPURUNG KLUWAK (PANGIUM EDULE)
PENGARUH PENAMBAHAN MASSA AKTIVATOR PEG TERHADAP NILAI KAPASITANSI ELEKTRODA PADA SUPERKAPASITOR DARI TEMPURUNG KLUWAK (PANGIUM EDULE)
Penulis: HENTI NURDIANA
Abstrak
Kluwak sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, namun di Indonesia pemanfaatan limbah tempurung kluwak belum maksimal. Tempurung kluwak memiliki kandungan karbon yang tinggi sehingga berpotensi untuk dijadikan elektroda pada superkapasitor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan massa aktivator PEG terhadap ukuran pori, luas permukaan, dan nilai kapasitansi elektroda karbon aktif dari tempurung kluwak (Pangium Edule). Tempurung kluwak didehidrasi pada suhu 180? selama 5 jam dan dikarbonasi pada suhu 700? selama 2 jam. Hasil karbonasi dilakukan karakterisasi proximate dan didapatkan hasil fixed carbon sebesar 77,1%. Proses aktivasi menggunakan metode solid state pada suhu 800? selama 5 jam, perbandingan karbon dan PEG yang digunakan adalah 1:3, 1:4, 1:5, 1:6, dan 1:7. Hasil karakterisasi BET diperoleh ukuran pori terkecil 1,19109 nm dan luas permukaan terbesar 690,498 m2/g pada sampel yang diaktivasi PEG 1:6. Hasil karakterisasi voltametri diperoleh nilai kapasitansi terbesar 41,3072 mF/g pada sampel yang diaktivasi PEG 1:6. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa struktur morfologi sampel memiliki pori sehingga dapat diaplikasikan sebagai elektroda pada superkapasitor.
Kata Kunci: tempurung kluwak, solid state, elektroda superkapasitor
Informasi Artikel
DOI: doi
Diterbitkan: 2016-04-20
Cara Mengutip: NURDIANA, H. (2016). PENGARUH PENAMBAHAN MASSA AKTIVATOR PEG TERHADAP NILAI KAPASITANSI ELEKTRODA PADA SUPERKAPASITOR DARI TEMPURUNG KLUWAK (PANGIUM EDULE). 5(1). doi
Platform Lainnya
casino bonus ohne ersteinzahlung
Berita Piala Dunia
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]