Catat! Ini Dia Standar Tinggi Handle Pintu dari Lantai
Standar Tinggi Handle Pintu dari Lantai
Setiap bangunan memerlukan ventilasi di dalamnya sebagai tempat keluar masuknya udara sekaligus menjaga kenyamanan mahluk hidup di dalamnya. Pada pembangunan rumah, ventilasi udara yang dibuat dalam bentuk jendela dan pintu menjadi hal utama. Keduanya selalu ada tetapi terkadang ada beberapa hal yang sering dinomerduakan. Seperti salah satunya, mengetahui tinggi handle pintu yang proporsional.
Dalam membuat pintu, Anda bisa membuat secara custom baik dalam segi ukuran, warna dan model. Namun, sebaiknya Anda pun memperhatikan standar tinggi handle pintu dari lantai. Hal ini akan mempengaruhi kenyamanan dan juga keamanan para penghuninya. Tujuan utamanya adalah mudah dalam membuka dan menutup pintu. Untuk itu coba perhatikan jarak pegangan pintu dari lantai!
1. Internasional
Sebenarnya memang tidak ada aturan baku untuk mengetahui tinggi handle pintu dari lantai. Namun, dengan perhitungan standar yang baik akan memberi kenyamanan dan rasa aman penghuninya. Untuk mengetahui standar tinggi handle pintu dari lantai bisa mengacu kepada tinggi badan rata-rata manusia. Standar tersebut mengacu pada penduduk yang tinggal di negara Rusia. Maka dari itu tidak heran, banyak negara Eropa yang mengaplikasikannya.
Perhitungannya adalah dengan mengurangi tinggi manusia dengan panjang lengan. Rata-rata orang Rusia yang mempunyai tinggi tidak lebih dari 170 cm dengan panjang lengan kira-kira sebesar 70 cm menghasilkan kalkulasi sebesar 100 cm atau 1 meter. Sehingga standar perkiraan tinggi handle pintu dari lantai adalah sebesar 1 meter. Apakah cara ini juga sudah berlaku pada pintu rumah milik Anda?
2. Nasional
Nah, untuk negara Indonesia sendiri, biasanya mengacu pada ketinggian pegangan ke lantai dengan jarak 105 cm hingga 110 cm. Untuk cara lainnya dalam menentukan tinggi handle pintu secara sederhana adalah dengan pergi ke pintu di rumah Anda, turunkan tangan sampai kepada posisi akhir, beri tanda.
Selanjutnya Anda dapat menaruh handle pintu 15-20 cm di atas tanda tersebut. Namun sekali lagi cobalah sampai Anda merasa handle pintu tersebut berada pada pegangan yang tepat dan nyaman!
Jenis Operasi Pegangan Pintu
Jarak standar tinggi handle pintu dari lantai bisa ditentukan secara mandiri melalui perhitungan yang telah disampaikan sebelumnya. Namun dibeberapa kasus seperti kamar anak, perhitungan tersebut terkadang menyulitkan. Di dalam hal ini, Anda bisa tetap mengukur dan menempelkan ukuran standar tetapi dengan jenis pengoperasian handle pintu yang disesuaikan, salah satunya seperti memilih handle pintu jenis dorong atau push-on. Untuk lebih lengkapnya, mari Anda lihat satu persatu jenis handle pintu berdasarkan pengoperasiannya.
1. Push-On
Gagang pintu model dorong memang didesain untuk mempermudah penghuni. Anda tidak perlu menggunakan tenaga ekstra dalam membuka dan menutup pintu. Itulah mengapa model satu ini disarankan berada di pintu kamar anak untuk memudahkan mereka membuka dan menutup.
Gagang tetap berada pada posisi standar tanpa perlu mengubah dan merusak pintu setelah ia beranjak dewasa. Jenis satu ini biasanya tidak memiliki pengait, tetapi Anda bisa menambahkan lubang kunci yang bisa dikaitkan dan ditutup rapat dengan kunci.
2. Rotari
Selanjutnya tipe putar atau biasa disebut juga dengan rotari. Tipe satu ini biasanya dibuat dalam bentuk bola. Anda akan sering menjumpainya pada pintu kamar mandi. Cara kerjanya adalah dengan memutar bola dan pintu akan terbuka. Untuk mengunci, biasanya terdapat tombol pada bagian tengah sebagai pengaman untuk mengunci pintu.
3. Overhead
Terakhir adalah tipe yang sering dan umum berada pada pegangan pintu yaitu overhead atau tipe pintu dengan handle berupa gagang memanjang. Cara pengoperasiannya adalah dengan memegang handle dan menekan ke bawah untuk membukanya begitu pula saat ingin menutup pintu. Bisa pula otomatis menutup bila pegangan dikembalikan ke posisi semula.
Langkah Sederhana Memasang Handle Pintu
Kini masuk dalam tahap pemasangannya, akan diberikan langkah sederhana bagaimana memasang handle pintu yang baik dan benar, sebagai berikut:
1. Pemilihan Handle Pintu
Pertama, pilih handle pintu yang sesuai dengan kenyamanan, baik dalam segi model dan pengoperasiannya maupun selaras dengan jenis pintu yang digunakan. Setelah itu, tentukan jarak handle pintu dari lantai seperti yang telah dijabarkan sebelumnya.
Bila sudah ditentukan tempatnya, beri tanda dan lakukan pengeboran pada pintu. Sesuaikan dengan jenis handle mana saja bagian yang memerlukan pengait. Informasi mengenai tata cara pemasangan pegangan pintu, biasanya juga sudah tertera dalam pembungkus.
2. Melubangi Kusen Pintu
Selanjutnya bor untuk bagian poros pintu yang menentukan letak pegangan pintu berada, harap berhati-hati agar tidak merusak pintu. Lanjut pula pengeboran pada bagian samping pintu yang biasanya digunakan sebagai pengait atau disebut juga sebagai barel. Pasang bagian barel atau pengait tersebut pada sisi samping pintu dengan memperhatikan letak dan juga kedalaman pengait. Pahat dan amplas untuk merapikannya bila dirasa masih kurang rapi.
3. Pemasangan Plat dan Handle Pintu
Tahap selanjutnya adalah pemasangan plat pada pintu sebagai pengait yang berada di sisi tembok. Caranya adalah cobalah tutup pintu, sebagai penanda bagian pelat. Bila sisi pengait dan plat sudah sejajar dan bisa dikaitkan. Kini saatnya memasang handle pintu.
Bila baut sudah terpasang dengan rapi pada kedua sisi, kini gagang pintu sudah bisa digunakan. Namun, agar lebih maksimal sebaiknya menggunakan ahli pemasangan pintu agar lebih terasa aman dan nyaman.
Cara Mengukur Handle Pintu yang Ideal
Pintu menjadi sebuah akses masuk yang dibutuhkan dalam bangunan hunian. Pintu sebagai komponen mobilitas penghuni rumah untuk berpindah dari ruangan yang satu ke yang satu lainnya. Mengetahui jarak ukur tinggi dan rendahnya handle pintu perlu Anda ketahui agar posisi handle pintu tersebut dapat memberikan kenyamanan penghuni rumah saat digunakan.
Jika posisi ketinggian dan rendahnya handle pintu tidak dapat disesuaikan dengan orang-orang di rumah, maka pada saat pintu digunakan akan memberikan rasa yang kurang nyaman. Berikut ini cara mengukur handle pintu yang ideal:
- Anda harus menyiapkan alat ukur yang dapat membantu menentukan ukuran handle pintu dan pensil atau spidol untuk menandakan.
- Bersiap dengan memegang penanda di tangan, lalu menghampiri pintu yang peletakkan handle-nya ingin diukur.
- Anda harus memposisikan tubuh dekat dengan pintu, dengan postur tegap dan luruskan tangan di samping.
- Perhatikan jari atau kuku Anda yang akan sebagai patokan penanda di pintu. Tandailah dengan penanda.
- Jika sudah ditandai, maka Anda dapat mengukur jarak dari penanda tersebut, lalu tambahkan dengan 15 – 20 cm.
- Hasil penjumlahan ukuran tersebut ialah yang menjadi ukuran handle pintu yang ideal.
Itulah beberapa informasi mengenai tinggi proporsional pegangan pintu yang dapat Anda aplikasikan di rumah, serba-serbi dari pegangan pintu, serta cara mengukur tinggi handle pintu yang ideal. Semoga bermanfaat!
Platform Lainnya
Berita Piala Dunia
seneca allegany resort & casino
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan kirim email ke [email protected]